Ciri Malam Lailatul Qadar: Bulan Tampak Separuh dan Langit Cerah, Cek Malam ke-23 Ini

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah

Selasa 02 Apr 2024 18:35 WIB

Umat muslim menunaikan shalat sunah Tahajud saat beriktikaf di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Jawa Tengah, Selasa (2/4/2024) dini hari. Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar Umat muslim menunaikan shalat sunah Tahajud saat beriktikaf di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang, Jawa Tengah, Selasa (2/4/2024) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hari ini memasuki malam ke-23 bulan Ramadhan 1445 H. Sebagian Muslim mungkin bertanya-tanya apakah malam ke-23 termasuk memiliki potensi keberadaan malam Lailatul Qadar?

Untuk menjawabnya maka hal tersebut berkaitan dengan ciri-ciri malam Lailatul Qadar. Para ulama sepakat Lailatul Qadar terjadi sekali dalam satu tahun, dan itu ada di dalam bulan Ramadhan.

Baca Juga

Adapun rincian waktu keberadaan Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan, para ulama berbeda pendapat. Namun ada beberapa tanda yang dapat diketahui mengenai Lailatul Qadar, yakni ada empat tanda Lailatul Qadar sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam riwayat yang shahih.

Ciri Lailatul Qadar

Pertama, matahari terbit di pagi hari tanpa sinarnya, seperti yang disabdakan Nabi SAW:

صبيحة ليلة القدر تطلع الشمس لا شعاع لها كأنها طست حتى ترتفع

"Matahari terbit pada pagi hari (yang malamnya merupakan malam Lailatul Qadar) tanpa cahaya yang menyilaukan. Ini seakan-akan seperti belanga hingga meninggi." (HR Muslim)

Bulan terbit dengan menampakkan hanya...

Terpopuler