Arus Balik Sukabumi Menuju Jakarta Macet Total

Rep: C22/ Red: Johar Arif

Ahad 04 Sep 2011 09:30 WIB

REPUBLIKA.CO.ID - SUKABUMI -- Kemacetan panjang terjadi pada arus balik lebaran di jalur utama mudik Sukabumi menuju Jakarta. Berdasarkan pantauan Republika, Ahad (4/9) kemacetan sudah terjadi sejak pagi hari di Jalan Sekarwangi, Karang Tengah, Cibadak. Kendaraan praktis tidak bergerak terutama bus besar. "Padahal ini belum masuk ke wilayah rawan macet tapi sudah macet," ungkap Didi salah satu pemudik menuju arah Jakarta yang menggunakan kendaraan pribadi.

Bahkan, sebagian besar angkutan L300 yang biasa mengangkut penumpang hingga Bogor tidak beroperasi. "Macet, balik lagi, gak jadi narik," ujar sopir angkut L300 itu. Meski demikian, ada beberapa kendaraan L300 yang masih beroperasi, mereka menaikkan tarif angkutan hingga 70 persen. "Biasanya Rp 12.000, sekarang minta Rp 30.000. Saya bingung jadinya" ujar Ari, salah satu penumpang yang akhirnya naik bus besar.

Terlihat pula penumpang angkutan kota (angkot) dari Sukabumi menuju Cibadak berhamburan keluar dari angkot dan terpaksa berjalan hingga tempat tujuan. "Saya mau ke Pasar Cibadak, tapi di Karang Tengah saja sudah macet, jadi jalan saja daripada lama," ungkap seorang penumpang seraya melanjutkan perjalanan.

Sebelumnya, kemacetan juga terjadi dari arah Jakarta menuju Sukabumi pada Sabtu (3/9). Seorang supir bus MGI jurusan Depok-Sukabumi, Sudrajat, mengaku mengalami kemacetan dari Ciawi. "Dari Ciawi jam satu siang, sampai di Sukabumi jam lima subuh," keluhnya kepada Republika. Bahkan menurutnya,dua ruas jalan menjadi empat ruas karena banyaknya kendaraan yang melintas.

Ahad pagi (4/9), juga baru terjadi kecelakaan motor di Jalan Sekarwangi, Karang Tengah, Cibadak. Pengendara hendak menyalip ke samping kanan jalan, namun naas ada motor dari arah berlawanan dan kecelakaan pun tak dapat dihindari.Untungnya kedua pengendara motor hanya luka-luka ringan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadi belum lama ini menyatakan telah menyiapkan jalur alternatif Tenjoayu dan Cibadak. Kendati demikian, kendaraan yang diperbolehkan melintas jalur alternatif tersebut hanya kendaraan kecil, sementara bus besar tidak dapat lewat.

Pemudik yang menuju Jakarta disarankan tidak melewati jalan utama ini dan disarankan berputar arah menuju Cianjur dan melintasi jalur tol Cikampek.

Terpopuler