Cerita Lebaran Perdana di KBRI Beijing

Red: Ani Nursalikah

Kamis 11 Apr 2024 18:15 WIB

Perayaan Hari Raya Idul Fitri di KBRI Beijing, Rabu (10/4/2024). Foto:

1

Selain dengan Fadhil, saya juga sempat berbincang dengan Mutiah Robiah Al Adawiyah, mahasiswi Indonesia berusia 27 tahun yang tengah menempuh pendidikan magister di Beijing Normal University. Berbeda dengan Fadhil, berlebaran di Beijing menjadi pengalaman perdana baginya. Kendati demikian, Mutiah merasa memperoleh pengalaman berkesan.

Mutiah mengakui, ada perasaan rindu keluarga ketika momen Idul Fitri tiba. “Tapi saya merasa beruntung di sini ada kedutaan besar (Indonesia) yang memfasilitasi untuk bersilaturahim, melakukan shalat Id, dan ada jamuan makan bersama. Tentunya saya tidak merasa sendiri di sini,” ungkap Mutiah.

photo
Perayaan Hari Raya Idul Fitri di KBRI Beijing, Rabu (10/4/2024). - (Republika/Kamran Dikarma)

Seperti disinggung Mutiah, pada perayaan Idul Fitri, KBRI Beijing memang menyediakan beragam makanan khas Lebaran, mulai dari opor ayam, gulai nangka, hingga rendang. Mereka disajikan secara prasmanan dan para WNI dipersilakan memilih sendiri apa yang ingin disantapnya. Perjumpaan dengan makanan-makanan tersebut tentu turut melengkapi warna Lebaran.

Jamuan makan menjadi penutup rangkaian acara perayaan Idul Fitri di KBRI Beijing. Semua berjalan lancar.

Menjelang siang, diiringi rinai gerimis, satu per satu WNI mulai meninggalkan KBRI. Tak ada raut gundah atau kecewa. Semua tampak semringah dan larut dalam sukacita, termasuk saya.

Terpopuler