Senin 17 Apr 2023 04:05 WIB

7 Keutamaan Lailatul Qadar, Malam Penuh Kemuliaan

Ibadah saat lailatul qadar pahalanya setara dengan beribadah seribu bulan.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Umat muslim menunaikan Shalat Qiyamul Lail saat beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan 1444 H di Masjid Habiburrahman, Jalan Kapten Tata Natanegara, Cicendo, Kota Bandung, Rabu (12/4/2023) dini hari. Pada sepuluh hari menjelang berakhirnya Bulan Suci Ramadhan, umat muslim melakukan Itikaf untuk meraih malam kemuliaan (Lailatul Qadar) dengan membaca Alquran, Shalat Tahajud dan berzikir. 7 Keutamaan Lailatul Qadar, Malam Penuh Kemuliaan
Foto:

3. Lebih baik daripada seribu bulan

Para ulama menyebutkan, apabila seseorang beribadah di malam Lailatul Qadar ini, maka pahalanya sama saja seolah dia telah beribadah seribu bulan. Penafsiran para ulama ini berdasarkan surat Al Qadr ayat 3 yang berbunyi “Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.”

Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul gadar lebih baik dari shalat dan puasa di seribu bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masiir, 9: 191).

Dalam hal ini seribu bulan setara dengan 83 tahun 4 bulan. Dalam kitab Durratun Nasihin (hal. 271) menyebutkan Allah berseru kepada Rasulullah SAW: "Hai Muhammad, shalat dua rakaat pada malam kemuliaan (Lailatul Qadar) adalah lebih baik bagimu dan umatmu daripada perang di zaman Bani Israil selama seribu bulan.

Ini menjelaskan betapa pentingnya beribadah pada malam lailatul qadar, untuk kita buru agar kita mendapatkan keberkahan, hikmah, dan serta kandungan lain di dalamnya.

4. Malam keselamatan dan setan takkan bisa mengganggu

Allah berfirman dalam surat Al Qadr ayat 5 “Sejahterahlah (Malam itu) sampai terbit fajar" (QS. Al Qadr: 5). Dalam ayat ini Allah menyebutkan bahwa pada malam tersebut dipenuhi dengan kebajikan, keberkahan, dan keselamatan yang bahkan setan pun tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek atau mengganggu yang lain. Demikianlah kata Mujahid (Lihat Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, 14: 407).

Juga dapat berarti bahwa malam tersebut, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah (pada malam tersebut). Sungguh hal ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari Lailatul Qadar. Ibnu Zaid dan Qotadah berkata bahwa pada malam lailatul qadar hanya ada kebaikan saja, tidak ada kejelekan hingga terbit fajar.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement