Dua Ribu Orang Sudah Masuki Istana

Rep: C07/ Red: Djibril Muhammad

Rabu 31 Aug 2011 14:53 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pelataran Monumen Nasional (Monas) penuh oleh antrean masyarakat yang ingin masuk Istana Negara. Mereka harus mendaftar dulu agar bisa bertemu Presiden.

Kartu urutan peserta open house pun sudah menunjukkan urutan di atas angka dua ribu. Itu artinya sudah lebih dari dua ribu orang mengantre masuk Istana Negara hingga pukul 14.15 WIB.

Tahun ini, masyarakat yang mengikuti open house Presiden diangkut menggunakan lebih dari sepuluh unit bus Polisi dari Monas menuju Istana. Satu bus muatannya maksimal 60 orang.

Seorang petugas Binmas dari Kepolisian Jakarta Pusat M Nasir terlihat sibuk menertibkan antrean masyarakat di Monas.

"Antrean diutamakan untuk penyandang cacat dan ibu yang membawa anak kecil," teriaknya di tengah siang yang terik pada Rabu (31/8). Meski demikian, masyarakat tetap saja berdesak-desakan berebutan memasuki bus pengangkut.

Seorang pengunjung Martha (40 tahun) dari Tebet mengaku kegiatan open house kali ini lebih tertib dari tahun lalu. "Tak penuh sesak," ungkapnya saat diwawancarai Republika dalam antrean. Petugas pun memisahkan antara penumpang yang membawa anak kecil, penyandang cacat, laki-laki dan perempuan dewasa.

Berbeda dengan Harini (36) rela berjalan jauh dari halte busway Harmoni menuju Monas hanya untuk berkesempatan memasuki istana. Ia membawa ketiga puterinya. "Anak-anak pengen masuk Istana," tuturnya.

Kursi-kursi pengunjung sudah penuh. Masyarakat menunggu acara open house dimulai. Sebagian peserta anak-anak mengeluh kehausan kepada orangtuanya. Namun, kupon snack masih belum bisa dibagikan sebelum pukul 15.00 WIB.

Terpopuler