Calon Penumpang Keluhkan Minimnya Loket yang Buka di Bakauheni

Red: Hazliansyah

Ahad 26 Aug 2012 00:07 WIB

Antre di Bakauheni Antre di Bakauheni

REPUBLIKA.CO.ID, BAKAUHENI, LAMPUNG SELATAN -- Di H+5 Lebaran malam ini, arus penumpang pejalan kaki yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa dari Pelabuhan Bakauheni menunjukkan grafik meningkat. Umumnya, para pemudik sengaja memilih perjalanan malam agar tidak terlalu terik akan sinar matahari.

Neneng salah seorang pemudik mengatakan sengaja memilih perjalanan malam hari karena berharap besok pagi sudah tiba di rumah. "Kalau berangkat malam besok pagi diperkirakan sudah sampai rumah sehingga bisa beristirahat sebelum melakukan aktivitas rutin setelah libur," kata pemudik yang hendak menuju Bogor itu.

Alhamdulillahah, kata dia lagi, perjalanan dari Bandarlampung tidak padat sehingga bisa lancar sesuai harapan tiba di pelabuhan. Namun, kendaraan busnya saja yang sedikit terhambat karena sejak dari Terminal Rajabasa sudah penuh.

"Mudah-mudahan mudik tahun ini bisa berjalan lancar dan selamat sampai di rumah," ujarnya mengharapkan.

Serupa dikatakan oleh pemudik pejalan kaki lainnya, Lestari, sengaja memilih perjalanan malam hari agar waktu istirahatnya lebih banyak sebelum menjalankan aktivitas seperti biasa. "Apalagi, hari Senin (27/8) anak-anak sudah masuk sekolah jadi harus cepat sampai di rumah supaya bisa istirahat sebelum mereka melakukan aktivitas belajar," ujarnya menambahkan.

Namun keduanya menyesalkan tidak dibukanya seluruh loket. Dari delapan loket yang ada, hanya empat loket yang beroperasi. Hal ini membuat kepadatan terjadi di lokasi loket penjualan tiket.  "Coba delapan loket yang ada dibuka, pasti tidak terjadi antrean sehingga dapat mempercepat pelayanan," kata Lestari.

Ia berharap pihak pengelola pelabuhan bisa memberikan pelayanan maksimal agar seluruh masyarakat yang hendak menggunakan jasa transportasi itu bisa terlayani secara optimal.

Terpopuler