Agar Terhindar dari Macet, Pilih Jalur Ini Saja

Red: Endah Hapsari

Rabu 15 Aug 2012 09:49 WIB

Pengamanan mudik Foto: Antara Pengamanan mudik

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI---Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengimbau para pemudik yang akan melalui Jalur Alternatif Mudik Sukabumi agar menggunakan jalur alternatif baik jalur milik kabupaten maupun provinsi.

"Imbauan ini agar pemudik yang akan melalui Jalur Sukabumi bisa tidak terjebak kemacetan, karena di wilayah utara merupakan daerah rawan macet dan juga untuk mempersingkat waktu perjalanan," kata Kepala Dishub Kabupaten Sukabumi, Ahmad Riyadie, Rabu.

Menurut Riyadie, ada dua jalur alternatif utama di wilayah utara seperti Jalur Alternatif Tenjo Ayu, Cicurug dan Jalur Alternatif Nagrak yang berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Cibadak dan Nagrak. Selain itu, ada dua jalur alternatif lainnya yang bisa digunakan untuk kendaraan dari arah Ciawi, Bogor yakni melalui Lido.

Pihaknya juga sudah meminta izin kepada Dinas Bina Marga Jabar untuk bisa mengoperasikan sementara Jalur Lingkar Selata Sukabumi sepanjang 6,9 km yang menghubungkan Kota dan Kabupaten Sukabumi. "Jalur alternatif ini selain untuk mengantisipasi kemacetan juga untuk mempercepat waktu tempuh," tambahnya.

Selain itu, jika terjadi kemacetan baik di jalur utama maupun jalur alternatif pada puncak arus mudik, maka akan mengalihkan arus kendaraan ke jalan warga yang bisa dilalui kendaraan maksimal jenis minibus, untuk memecah penumpukan kendaraan.

"Kami sudah siapkan rekayasa jalan untuk mengantisipasi atau mengurangi kemacetan di Jalur Alternatif Mudik Sukabumi," katanya.

Dikatakannya, dari hasil pemetaan Jalur Utara Sukabumi merupakan daerah paling sangat rawan kemacetan, hampir dari Cisaat sampai perbatasan Sukabumi dengan Bogor selalu terjadi kemacetan. Pihaknya juga sudah memasang rambu lalu lintas baik di pintu masuk dan di sepanjang jalur alternatif.

"Kami prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-3 lebaran dan akan banyak pemudik yang memilih melalui jalur Sukabumi jika kondisi Puncak, Bogor macet. Dari hasil pemeriksaan jalur alternatif secara keseluruhan sudah 100 persen siap dioperasikan, baik dari kondisi jalan, rambu maupun lampu penerangan kondisinya sangat baik," tambah Riyadie.

Terpopuler