Jalur Alternatif JLSS Jawa Tengah Diminati Pemudik

Red: Taufik Rachman

Rabu 15 Aug 2012 08:18 WIB

 Pemudik yang melintas Jalan Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar. Foto: Republika/Aditya Pradana Putra Pemudik yang melintas Jalan Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung, Jabar.

REPUBLIKA.CO.ID,CILACAP--Jalur alternatif Sidareja-Jeruklegi yang merupakan bagian dari ruas jalan lintas selatan selatan atau JLSS Jawa Tengah mulai diminati pemudik tujuan Cilacap maupun Kabupaten Kebumen bagian selatan.

"Pemudik yang datang dari arah Jawa Barat melalui jalur selatan Jateng ketika sampai di pertigaan Cukangleleus, Kecamatan Wanareja, banyak yang berbelok ke arah JLSS Jateng," kata koordinator posko mudik sebuah stasiun radio swasta dan perusahaan obat, Mardiyo Abdul Azis di Cukangleleus, Wanareja, Cilacap, Rabu.

Pegiat Forum Peduli Jalan (FPJ) Cilacap ini memperkirakan pemudik yang berbelok ke JLSS Jateng tersebut hendak menuju ke Sidareja, Cilacap, maupun beberapa daerah di Kabupaten Kebumen bagian selatan.

Salah seorang pemudik bersepeda motor dari Bandung, Eko mengaku sengaja memilih JLSS Jateng dalam perjalanannya menuju Kecamatan Ayah, Kebumen.

"Saya sengaja lewat JLSS Jateng karena kalau melalui jalan utama di jalur selatan khawatir terkena kemacetan. Saat mudik tahun lalu, saya lewat jalan utama melalui Wangon-Sumpiuh-Ijo tapi beberapa kali terkena kemacetan seperti di ruas Sampang-Buntu, Kemranjen, dan Sumpiuh," katanya.

Pemudik lainnya yang datang dari Bogor, Rahmat mengaku mendapat informasi dari rekannya jika kondisi jalan JLSS Jateng sudah diperbaiki meskipun di beberapa titik terasa tidak nyaman saat dilalui kendaraan.

"Biasanya saya lewat jalan utama ruas Lumbir-Wangon dalam perjalanan pulang ke Cilacap. Namun ruas jalan tersebut terlalu memutar dan berkelok serta sempit," katanya.

Dalam sebuah kegiatan, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, seluruh jalur mudik termasuk jalur alternatif di kabupaten ini sudah siap dilewati karena telah diperbaiki.

"Semua sudah siap, tidak ada masalah. Kalaupun rusak karena jalan dipakai," katanya.

Dari pantauan, jalur alternatif di ruas jalan provinsi Cukangleleus-Sidareja dalam kondisi bagus meskipun di beberapa titik terasa tidak nyaman karena adanya tambalan di sejumlah bekas lubang.

Selain itu, sebagian besar ruas jalan nasional di JLSS Jateng antara Sidareja-Jeruklegi telah diperbaiki dengan pelapisan ulang menggunakan aspal "hotmix" di ruas Sidareja-Gandrungmangu, penambalan di ruas Gandrungmangu-Kawunganten-Bojong, betonisasi di ruas Bojong-Kubangkangkung, dan penambalan di ruas Kubangkangkung-Jeruklegi.

Kendati demikian, pemudik harus waspada karena di jalan alternatif ini banyak terdapat tikungan tajam terutama di ruas Kubangkangkung-Jeruklegi yang terdapat jalan bergelombang di beberapa titik.

Sementara di JLSS Jateng ruas Adipala-Jetis yang menghubungkan Cilacap dengan Ayah, Kebumen, dalam kondisi bagus meskipun di beberapa titik terasa tidak nyaman karena adanya penambalan.