H-1, Bandara Soekarno-Hatta Normal Seperti Hari Biasa

Rep: Anita Puspitasari/ Red: cr01

Senin 29 Aug 2011 11:37 WIB

Satu keluarga pemudik saat memasuki ruang tunggu Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (27/8). Foto: Republika/Amin Madani Satu keluarga pemudik saat memasuki ruang tunggu Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (27/8).

REPUBLIKA.CO.ID, CENGKARENG – Memasuki H-1 Lebaran yang jatuh pada hari Senin (29/8), situasi Bandara Soekarno Hatta (Soeta) tampak relatif lebih sepi dibandingkan pada hari-hari sebelumnya.

Bahkan situasi satu hari jelang lebaran ini tampak seperti kondisi bandara pada hari-hari biasa. "Dari pantauan sejak pagi, penumpang sekarang relatif sepi dibandingkan hari-hari sebelumnya. Kalau melihat situasi, keramaian bandara juga sangat normal seperti pada hari-hari biasa," terang Officer in Charge Kaposko Lebaran Bandara Soeta, Yusuf Indra, Senin (29/8).

Jika dibandingkan dengan H-1 tahun sebelumnya diprediksikan akan tetap mengalami kenaikan sebesar 10 persen. Pada H-1 tahun 2010, jumlah penumpang mencapai 126.366 penumpang. Jika terjadi kenaikan 10 persen, maka penumpang pesawat H-1 tahun ini bisa mencapai 138 ribu penumpang.

Dijadwalkan, pada hari ini akan ada seribu penerbangan baik dari domestik maupun internasional. "Namun kami belum tahu berapa jumlah penumpang, karena pada H-1 seperti ini, dengan jumlah penumpang sudah menurun, jumlah tempat duduk yang disediakan belum tentu terisi 100 persen," tambahnya.

Kalau volume penumpang hingga malam masih landai-landai saja seperti pada pagi dan siang hari, maka penumpang diprediksikan tak akan mencapai 140 ribu orang. Namun kondisi bisa berubah jika ternyata banyak penerbangan yang dilakukan pada siang dan sore hari.

Tujuan paling banyak pada H-1 masih sama seperti hari kemarin, yaitu pesawat dengan tujuan Jawa meliputi Surabaya dan Yogyakarta. Namun kota-kota seperti Medan dan Padang juga masih mendapatkan jadwal penerbangan yang cukup banyak. Sementara untuk pesawat tujuan internasional, penerbangan ke Singapura masih merupakan jalur paling sibuk.

Sementara itu, pada H-1 lebaran ini, pembelian tiket secara langsung masih berlangsung. Namun dikatakan Yusuf, harga tiket saat ini masih tinggi jika dibandingkan dengan hari biasa. Seperti contoh pada hari biasa, tiket ke Padang berada pada kisaran harga Rp 300-400 ribu.

Namun memasuki musim lebaran, terutama pada H-7 hingga H+7, harga tiket bisa mencapai harga sekitar Rp 800 ribu. "Namun saat pembelian secara langsung, harga tiket bisa turun, tergantung dengan maskapainya. Jika pada hari ini ketersediaan tempat duduk masih banyak, maka biasanya maskapai akan memberikan harga yang lebih murah," jelas Yusuf.

Sejauh ini, harga tiket dinilai masih normal. "Kami mempunyai aturan batas harga, jadi maskapai tidak berani menjual tiket dengan harga di atas itu. Ini adalah usaha untuk melindungi konsumen," paparnya.

Terpopuler