Prakiraan Cuaca, NTB Diprediksi Hujan Sedang Saat Lebaran

Red: Ani Nursalikah

Selasa 09 Apr 2024 10:14 WIB

Awan mendung menyelimuti langit di Kota Mataram, NTB. Foto: Antara/Ahmad Subaidi Awan mendung menyelimuti langit di Kota Mataram, NTB.

REPUBLIKA.CO.ID, PRAYA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan cuaca pada Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah diprakirakan hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Prediksi cuaca pada tanggal 9-11 April 2024 masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di NTB ," kata Prakirawan BMKG Stasiun Zaenuddin Abdul Majid Lombok M Andre Jerse dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Selasa (9/4/2024).

Baca Juga

BACA JUGA: Naskah Khutbah Idul Fitri 2024: Membangun Peradaban Melalui Persatuan dan Solidaritas

Ia menjelaskan, prediksi cuaca untuk tiga hari ke depan masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Lombok Timur.

Selain itu, potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

"Potensi hujan ini terjadi pada siang hingga malam hari," katanya.

BMKG menyatakan hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang tersebut dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang. Karena itu, warga diharapkan tetap waspada saat terjadi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang yang dapat menimbulkan bencana alam.

"Tetap waspada saat terjadi cuaca ekstrem di wilayah NTB," katanya.

BACA JUGA: Naskah Khutbah Idul Fitri 2024: Merayakan Kemenangan dengan Akhlak

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1445 H atau Idul Fitri pada Selasa, 9 April 2024, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH. Thamrin, Jakarta.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Kamaruddin Amin mengatakan sidang isbat dilaksanakan secara tertutup, dan dihadiri Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

"Sebagaimana biasa, sidang isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadhan. Tahun ini, bertepatan dengan 9 April 2024," kata Kamaruddin dalam keterangannya di Jakarta.

BACA JUGA: Penyembelihan Sapi Merah, KNRP Minta Muslim Bersatu Jaga Masjid Al Aqsa dan Palestina