Senin 27 Mar 2023 22:38 WIB

Tahan Lapar Saat Puasa Bisa Pengaruhi Mood, Begini Triknya Agar Tetap 'Happy'

Terkadang, kondisi lapar membuat seseorang sulit mengendalikan diri dan emosi.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Menahan lapar saat puasa (ilustrasi). Menahan lapar selama puasa dapat memengaruhi mood. Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap bahagia.
Foto: Republika/Mardiah
Menahan lapar saat puasa (ilustrasi). Menahan lapar selama puasa dapat memengaruhi mood. Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap bahagia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan suci Ramadhan menjadi salah satu momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Namun demikian, kondisi lapar dan haus saat berpuasa terkadang membuat sebagian orang sulit mengendalikan diri dan emosi.

CEO Stress Management Indonesia, Coach Pris, mengatakan bahwa aktivitas yang dilakukan selama Ramadhan sangat memengaruhi mood dan kesehatan mental seseorang. Agar tetap bahagia dan mindful saat menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan, berikut tips dari Coach Pris seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, Senin (27/3/2023):

Baca Juga

1. Istirahat yang cukup

Bukan rahasia bila istirahat yang cukup adalah kunci supaya Anda bisa lebih sehat dan fokus sehari-hari. Riset membuktikan bahwa istirahat selama sekitar enam hingga tujuh jam bisa membantu menjaga kesehatan mental agar lebih stabil.

Pris juga mengingatkan untuk menjaga kebersihan tempat tidur di bulan suci Ramadhan. Tempat tidur yang kurang bersih menurunkan kualitas tidur dan karena itu, mood juga bisa lebih kacau.

“Ada baiknya Anda mulai atur jadwal istirahat ideal selama puasa. Jangan sampai kamu begadang dan kesiangan sahur,” kata dia.

2. Sahur dengan makanan yang bergizi

Dengan makanan dan minuman yang sehat, Anda bisa tetap tenang selama berpuasa. Protein dan serat adalah nutrisi penting yang dapat membantumu merasa lebih kenyang selama berpuasa sedangkan makanan yang kaya akan lemak jenuh lebih cepat dicerna, sehingga membuat perut mudah merasa lapar.

“Ada baiknya Anda menghindari makanan tinggi lemak jenuh dan menambah konsumsi makanan yang bergizi saat sahur dan berbuka. Anda bisa coba ganti kolak dan gorengan dengan buah-buahan segar dan sayuran,” kata Pris.

3. Melakukan journaling

Selama berpuasa, Pris menekankan pentingnya mencurahkan perasaan dan keluh kesah tanpa menyakiti perasaan orang lain dan pastinya dengan cara yang tidak membatalkan puasa. Journaling dapat membantu untuk menenangkan perasaan selama berpuasa.

Dengan menuliskan keluh kesah dan perasaan, seseorang bisa meredakan emosi negatif tanpa merugikan pihak lain atau terbawa emosi pada kemudian hari. Selain itu, journaling bisa menjadi salah satu media refleksi diri agar bisa belajar untuk lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan mental.

4. Gunakan waktu luang sebaik-baiknya

Anda juga bisa memanfaatkan waktu luang untuk melakukan aktivitas yang disukai, atau mengeksplorasi hal-hal baru yang belum pernah dicoba. Mendalami hobi dapat membantu merasa lebih bahagia. 

Tak hanya itu, Anda juga dapat memanfaatkan waktu menunggu berbuka puasa dengan mendalami hobimu, baik itu mewarnai, menulis, memainkan musik, dan kegiatan lainnya. Menurut Pris, otak akan lebih fokus terhadap kegiatan yang sedang dijalani sehingga waktu akan terasa lebih cepat. 

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement