10 Hari Terakhir Ramadhan, Apa yang Harus Dilakukan?

Rep: mgrol135/ Red: Ani Nursalikah

 Selasa 26 Apr 2022 00:35 WIB

Umat muslim membaca Alquran (tadarus) saat beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan 1443 H di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Sabtu (23/4/2022) dini hari. Pada 10 hari menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, umat muslim melakukan Itikaf untuk meraih malam kemuliaan (Lailatul Qadar) dengan membaca Alquran, Shalat Tahajud dan berzikir. Foto: Republika/Abdan Syakura Foto:

Berniat untuk mendapatkan lailatul qadar bahkan membuat kita mendapatkan pahala.

Nabi Muhammad SAW bersabda: “Perbuatan sesuai dengan niat, setiap orang akan mendapatkan apa yang mereka niatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam konteks kita mencari sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadhan, kita mencari lailatul qadar. Nabi Muhammad SAW juga menyebutkan jika kita berniat melakukan sesuatu bahkan jika kita tidak melakukannya, maka kita akan mendapatkan berkah itu.

Jadi bayangkan perjuangan pada sepuluh malam terakhir yang kita lakukan, kita berdiri, kita lelah, kita lebih banyak membaca Quran, kita lebih banyak berdoa. Malam ini lebih baik dari seribu bulan. Jadi bayangkan jika niat Anda adalah untuk menemukan lailatul qadar di sepuluh malam ini, tetapi Anda berjuang sepanjang malam itu dan niat Anda adalah untuk mendapatkan yang terbaik dari waktu khusus ini.

Jika kita mencari setiap malam, Allah memilih untuk menahan yang mana tepatnya, bisa jadi kita mendapatkan pahala seribu bulan untuk setiap malam yang kita usahakan. Allah tahu yang terbaik.

Apa yang terjadi saat lailatul qadar?

Para malaikat dan roh turun dan mereka mengatur semua urusan; mereka menurunkan ketetapan Allah dan menjalankan ketetapan Allah:

“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS Al-Qadr: 5)

Allah memperpanjang malam ini agar kita bisa mendapatkan pahala yang lebih banyak lagi. Jika Anda menemukan kedamaian di malam khusus ini, itu mungkin lailatul qadar. Iman Anda akan terasa sangat manis.

Bagaimana menemukannya?

Dilansir di About Islam, Nabi Muhammad menyebutkan dalam sebuah hadits bahwa itu bisa menjadi malam yang tenang, tidak terlalu dingin, tidak terlalu panas, perasaan damai di malam itu, matahari terbit yang kemerahan.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...

Berita Lainnya

Play Podcast X