Keistimewaan Lailatul Qadar

Rep: mgrol135/ Red: Ani Nursalikah

Senin 25 Apr 2022 00:05 WIB

Umat muslim membaca Alquran (tadarus) saat beritikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan 1443 H di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Sabtu (23/4/2022) dini hari. Pada 10 hari menjelang berakhirnya bulan Ramadhan, umat muslim melakukan Itikaf untuk meraih malam kemuliaan (Lailatul Qadar) dengan membaca Alquran, Shalat Tahajud dan berzikir. Keistimewaan Lailatul Qadar Foto:

1

Sebagian komunitas Muslim menganggap lima malam ganjil terakhir Ramadhan, yaitu, 21, 23, 25, 27, dan 29, merupakan penting dan melakukan pada malam sebelum 27. Sedangkan sebagian berpendapat bahwa lailatul qadar dilakukan pada malam, 19, 21, dan 23. Namun, lailatul qadar umumnya dilakukan pada malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan.

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ وَالْتَمِسُوهَا فِي كُلِّ وِتْرٍ

“Carilah lailatul qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, carilah pada malam-malam ganjil.” (HR. Bukhari, no. 2027 dan Muslim, no. 1167)

Lailatul qadar hanya terbatas pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan, yang diharapkan terjadi pada malam ke-21, 23, atau 27. Lailatul qadar bisa terjadi pada malam ke-21 sebagaimana disebutkan riwayatnya dari Abu Sa’id Al-Khudri. Lailatul qadar bisa terjadi pada malam ke-23 sebagaimana disebutkan riwayatnya dari ‘Abdullah bin Unais. Dalam hadits ‘Ubadah bin Ash-Shamit, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mencari lailatul qadar pada malam ke-25, 27, 29. Dalam hadits Mu’awiyah disebutkan bahwa lailatul qadar terjadi pada malam ke-27.

Jika Anda ingin meminta kemurahan Allah yang Maha Pengasih, inilah yang harus dilakukan pada Lailatul Qadar. Berikut adalah hal yang dapat Anda lakukan pada lailatul qadar.

1. Berdoa atau permohonan

Selama malam suci Lailatul Qadar, berdoa lah kepada Allah (SWT), dan meminta semua permohonan yang tulus agar diterima oleh-Nya.

Terpopuler