Tetap Bugar Saat Berpuasa Ala Atlet Basket Muslim Inggris

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko

 Jumat 22 Apr 2022 04:33 WIB

Ilustrasi Bola Basket

Ramadhan bagi umat Islam adalah masa peningkatan spiritual.

Sebagai pemain Liga Bola Basket Inggris, Bakkali memilih untuk tetap melakukan latihan rutinnya sebanyak mungkin tahun ini. Dia bersemangat tentang fokus yang dia dapatkan dari ini. "Ketika tubuh Anda tidak fokus untuk mencerna makanan, Anda memiliki semua energi untuk hanya fokus pada apa yang sebenarnya Anda lakukan. Saya merasa lebih efisien," kata dia.

Namun, ada satu tantangan besar yang dia rasa belum cukup dibahas. "Saya rasa banyak orang yang tidak berpuasa menganggap tantangannya bukan makan dan minum. Tapi tantangan yang jauh lebih signifikan bagi banyak atlet Muslim adalah menghabiskan Ramadhan sendirian," jelasnya.

"Ramadan adalah waktu bagi kita untuk bersama keluarga dan menjalani ritual kita bersama - ada rasa kebersamaan yang besar. Jika Anda jauh dari komunitas Anda, seperti saya, rasanya seperti merayakan Natal sendiri," tuturnya.

Untuk itu, Bakkali menelepon orang tuanya beberapa kali sehari. "Saya melakukan obrolan grup dengan teman-teman Muslim saya di mana kami berbagi dan berbicara dan berdiskusi. Tidak ada yang dapat meniru berada di rumah, tetapi kami dapat mencoba yang terbaik secara online," tambah pria asal Maroko ini.

Dalam hal pelatihan, Bakkali menekankan, itu sangat tergantung pada masing-masing orang. Setiap atlet membutuhkan sesuatu yang berbeda dan itu semua relatif dalam olahraga. Tapi, bagi dirinya, dia terus melakukan latihan yang biasa dilakukan.

"Biasanya dalam sehari, akan memakan waktu beberapa jam di lapangan basket untuk membahas rencana permainan dan berlatih. Setelah latihan, saya akan pergi dan melakukan pekerjaan ekstra di gym," ucapnya.

Alih-alih mengubah latihannya, dia mengatur ulang pengaturan waktunya. "Biasanya saya melakukan lift pagi, tetapi karena ini Ramadhan, saya menggeser segalanya dan pergi ke gym sebelum, atau kadang-kadang setelah matahari terbenam. Biasanya, saya akan angkat beban atau berenang. Saya orang yang suka sauna tapi saya akan menjauh selama Ramadhan karena saya tidak ingin dehidrasi," paparnya.

Untuk makanan, Bakkali memiliki satu nasihat penting. "Anda perlu air. Makan makanan dengan kandungan air yang tinggi. Semangka luar biasa, stroberi, selada, salad Yunani. Jenis makanan ini membuat Anda terhidrasi dan jauh lebih mudah pada sistem pencernaan Anda," jelasnya.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...

Berita Lainnya

Play Podcast X