Sibuknya Muslimah Inggris Selama Ramadhan

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Agung Sasongko

 Jumat 22 Apr 2022 03:13 WIB

Muslimah Inggris Foto:

Ramadan adalah waktu yang istimewa.

Ramadan adalah waktu yang istimewa. Ini adalah waktu untuk keluarga dan teman-teman dan lebih dekat dengan Allah SWT. 

 

Deebia memilih untuk salat di rumah, membaca Al qur'an dan menonton video tentang Islam, kemudian mengajak anak-anak bermain ke taman dan ke kota.

 

"Karena saya punya anak yang lebih kecil dan buka puasa setelah waktu tidur mereka, saya biasanya tidak keluar, tetapi saya membawa anak saya yang berusia sembilan tahun buka puasa di masjid yang sangat dia sukai,"ujar dia.

 

Ramadan adalah bulan yang sibuk. Ibu dua anak ini mengatakan bahwa dia merasa lebih “energik” selama Ramadhan dan lebih mudah untuk tidak makan dan minum selama 15 jam karena itu untuk alasan spiritual. Bekerja dari rumah juga memudahkan keseimbangan antara pekerjaan, Ramadhan, dan keluarga.

 

Yeota Imam Rashid, adalah ibu tunggal dari seorang putri angkat berusia lima tahun dan juga memiliki pekerjaan yang sibuk sebagai asisten produser untuk BBC Studios di Cardiff Bay .

 

Dia tinggal bersama orang tuanya Aminur Rashid dan Shirin Rashid di Penylan, Cardiff. Mendapatkan bantuan dari ibunya dengan tugas-tugas rumah tangga dan pengasuhan anak menghilangkan beberapa tekanan, tetapi Yeota adalah satu-satunya yang berpuasa karena putrinya terlalu muda dan orang tuanya terlalu tua.

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X