Puasa Tapi Bohong Saat Laporan Kerja

Red: Hafidz Muftisany

 Jumat 10 Aug 2012 10:12 WIB

Bohong (ilustrasi) Bohong (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,Assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh. Pak ustaz mau tanya apa hukumnya kalau berpuasa ramadhan kita berdusta saat laporan kerja

Lutut utomo

Jawaban

Waalaikumussalam warohmatulloh wabarokatuh

Berdusta saat puasa, tidak membatalkan puasa namun mengurangi bahkan bisa menghilangkan pahalanya. Secara umum berbohong termasuk dosa yang paling keji dan ‘aib yang paling buruk.

Terkait dengan ini, Allah Ta’ala menyatakan, “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan & hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya” (QS. Al-Isra’ : 36).

Dan Allah Ta’ala juga berfirman, “Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir” (QS. Qaaf : 18)

Rasulullah telah menjelaskan bahwa dosa bisa menjerumuskan pelakunya ke neraka. Dari Ibnu Mas’ud , bahwa Rasulullah  bersabda, “Sesungguhnya kejujuran itu menuntun kepada Al-Birr (kebaikan), sedangkan kebaikan itu mengantarkan ke dlm surga. Sesungguhnya seseorang senantiasa bersikap jujur hingga ia dicatat di sisi Allah Ta’ala sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya kebohongan itu mengarahkan pada kejahatan, sedangkan kejahatan itu menjerumuskan ke dalam Neraka. Sungguh seseorang senantiasa berbohong hingga dicatat sebagai pendusta.” (HR. Bukhari (10/423)

Bahkan Rasulullah memperingatkan agar tidak membicarakan segala sesuatu yang terdengar, Rasulullah bersabda, “Cukuplah seseorang dianggap pendusta jika ia selalu membicarakan segala sesuatu yang ia dengar”. (HR. Muslim 1/10)

Abdullah bin  ‘Amr  berkata,  “Rasulullah  pernah datang ke rumah kami, waktu itu aku masih kecil, akupun keluar untuk bermain. Ibuku kemudian memanggil, “Ya Abdullah kemari, nanti akan ibu beri sesuatu”. Maka Rasulullah  bertanya: “Apa yang akan kamu berikan?” Dia menjawab, “Saya akan memberi kurma”. Rasulullah  kemudian bersabda, “Seandainya engkau tak melakukan (apa yang engkau katakan), berarti telah dicatat atasmu satu kedustaan.” (HR. Abu Daud no. 4991)

Di antara sebab terbanyak yang menjerumuskan anak Adam ke lembah kemaksiatan, adalah mereka tak menjaga dua hal, yaitu lidah & kemaluannya. Sehingga Rasulullah  bersabda, ”Barangsiapa yang mampu menjaga apa yang terdapat di antara dua janggutnya (lisan) dan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluan), maka aku jamin akan masuk surga.” (HR. Bukhari, no. 6474. At-Tirmidzi, no. 2408)

Kemaksiatan yang ditimbulkan dari kemaluan adalah zina, dan kemaksiatan yang ditimbulkan oleh lisan adalah dusta.Oleh karena itu mari kita jaga keduanya setiap saat dan dalam segala kondisi, apalagi saat puasa agar puasa kita bernilai sempurna dan terbaik, amin.

Ust. Tajuddin Pogo, Lc, MH

 


Rubrik tanya jawab ini diasuh oleh Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi). Kirim pertanyaan Anda ke: ustadzsiaga@rol.republika.co.id

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X