Pemudik Bisa Gunakan Jalur Alternatif Menuju Cirebon

Rep: Ani Nursalikah/ Red: cr01

Kamis 25 Aug 2011 08:43 WIB

Pengguna jalan memadati jalur alternatif mudik di depan pasar Ciborelang, Jatiwangi, Jawa Barat, Rabu (24/8). Foto: Antara/Puspa Perwitasari Pengguna jalan memadati jalur alternatif mudik di depan pasar Ciborelang, Jatiwangi, Jawa Barat, Rabu (24/8).

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG – Untuk menghindari kemacetan bagi pemudik yang menggunakan roda dua dari Jakarta yang akan menuju ke Cirebon bisa menggunakan jalur alternatif.

Jalur tersebut dimulai dari Jalan Baru, Tanjung Pura sampai ke Johar. Pemudik lalu berbelok kiri menuju fly over Lamaran mengarah ke Telaga Sari. Jalur tersebut nantinya akan menuju Simpang Tiga-Trasak Cilamaya, belok ke kanan arah Cikalong dan berujung di jalur Pantura. "Jalur alternatif ini diharapkan efektif mengurai kemacetan di Simpang Jomin," ujar petugas pos Simpang Jomin, Brigpol Kusmayadi, Rabu (24/8) malam.

 

Selain itu, pemisahan antara kendaraan roda dua dengan kendaraan roda empat juga dimaksudkan untuk mengurangi kemungkinan angka kecelakaan. Sejauh ini kecelakaan di Simpang Jomin belum terjadi.

Kusmayadi menambahkan belum banyak pengendara motor yang melintas di jalur alternatif tersebut. Untuk mensosialisasikannya, Polisi Resor (Polres) Karawang melakukan sosialisasi kepada masyarakat di jalur tersebut. Polres Karawang bekerjasama dengan provider telepon selular untuk membagi-bagikan brosur. Beberapa petugas juga ditempatkan di jalur-jalur tersebut.

Sedangkan wilayah rawan kecelakaan yang harus diperhatikan pemudik, baik roda dua maupun roda empat adalah Pangulah. Wilayah tersebut rawan sebab belum ada median jalan sehingga pengendara kerap memutar sembarangan dan melanggar marka jalan. Minimnya penerangan di malam hari membuat pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas.

Terpopuler