Apa Itu Fidyah Puasa Ramadhan dan Bagaimana Cara Membayarnya?

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah

 Selasa 08 Mar 2022 05:05 WIB

Ilustrasi Berpuasa. Apa Itu Fidyah Puasa Ramadhan dan Bagaimana Cara Membayarnya? Foto: Pixabay Ilustrasi Berpuasa. Apa Itu Fidyah Puasa Ramadhan dan Bagaimana Cara Membayarnya?

Mayoritas ulama menyebut pembayaran fidyah bisa dilakukan setelah masuk Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Secara bahasa, kata fidyah berasal dari bahasa Arab yang artinya memberikan harta untuk menebus seseorang. Maka, pada dasarnya, kata fidyah adalah istilah yang digunakan dalam konteks tebusan.

Penggunaan istilah fidyah sesungguhnya tidak hanya terbatas pada masalah puasa, namun juga digunakan pada perang dan haji. Fidyah yang paling masyhur digunakan dalam bab puasa Ramadhan.

Baca Juga

Fidyah dalam puasa biasanya dengan mengeluarkan makanan pokok untuk diberikan kepada orang-orang fakir dan miskin. Ukuran atau banyaknya makanan yang diberikan adalah satu mud yang sama dengan ukuran dua telapak tangan orang dewasa.

Ustadzah Maharati Marfuah dalam bukunya berjudul Qadha dan Fidyah Puasa menjelaskan dalam Alquran ada beberapa ayat yang menjelaskan tentang kewajiban membayar atau mengeluarkan fidyah, baik yang terkait dengan ibadah haji ataupun puasa.

"(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS Al-Baqarah: 184)

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X