Cara Arab-Israel Hadapi Ramadhan di Tengah Pandemi

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah

Rabu 28 Apr 2021 21:26 WIB

Cara Arab-Israel Hadapi Ramadhan di Tengah Pandemi. Seorang pekerja Palestina mengernyit saat menerima vaksin virus corona Moderna di pos pemeriksaan Hashmonim antara Tepi Barat dan Israel, dekat pemukiman Nili di Tepi Barat Israel, Senin, 8 Maret 2021. Setelah penundaan, Israel mulai memvaksinasi warga Palestina yang bekerja di dalam negeri. dan pemukiman Tepi Baratnya pada hari Senin, lebih dari dua bulan setelah meluncurkan serangan imunisasi terhadap populasinya sendiri. Foto:

1

Salah satu pertanyaan paling mendesak adalah apa yang akan terjadi di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Mengingat volatilitas situs, keputusan tentangnya masih harus dibuat, dengan terlalu banyak pertimbangan yang harus diperhitungkan.

"Tingkat vaksinasi dalam populasi Arab sekitar 20 persen lebih rendah dari populasi Yahudi. Lima belas orang meninggal karena Covid-19 pada Rabu (10/3), delapan di antaranya adalah orang Arab," kata Juru bicara Kementerian Kesehatan untuk masyarakat Arab, Zahi Saeed.

Ia juga menyebut kasus paling parah yang terjadi saat ini berada di rumah sakit yang berasal dari sektor Arab. Tindakan apatis terhadap kampanye vaksinasi sangat meresahkan.

Alasan itu pula yang kemudian membuat ia mengerjakan pedoman untuk Ramadhan. Pedoman ini akan menekankan merayakan buka puasa hanya dengan keluarga dekat dan menghasilkan lebih sedikit interaksi antar orang.

"Pada saat yang sama, penting untuk diingat kita juga berada di bawah tekanan politik yang kuat. Sejujurnya, sangat mungkin tekanan ini akan mempengaruhi keputusan akhir kami," lanjutnya. 

 

https://www.al-monitor.com/pulse/originals/2021/03/israel-arabs-coronavirus-vaccination-campaign-ramadan.html#ixzz6oxW4RiSx

Terpopuler