Sains Jawab Manfaat Tarawih untuk Fisik, Emosi, dan Otak

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Ani Nursalikah

Ahad 25 Apr 2021 14:45 WIB

Sains Jawab Manfaat Tarawih untuk Fisik, Emosi, dan Otak. Foto:

1

Manfaat psikologis tarawih

Syed menyebutkan dalam esainya bahwa tarawih membantu mencapai respons relaksasi otak. Respons relaksasi adalah teori yang dikembangkan oleh seorang profesor Harvard, Herbert Benson, yang mempelajari dampak spiritualitas bagi kesehatan fisik dan yang karyanya berfungsi sebagai jembatan antara agama dan pengobatan serta pikiran dan tubuh.

Menurut Benson, pengulangan kata-kata tertentu secara terus menerus, seperti dalam doa atau meditasi, atau aktivitas otot ditambah dengan pengabaian pikiran intensif secara pasif, menyebabkan penurunan tekanan darah dan penurunan detak jantung dan pernapasan.

Menurut penelitian Pengaruh Sholat Tarawih pada Kesehatan Mental dan Kontrol Diriyang dilakukan oleh Quadri Syed Javeed, Kepala & Associate Professor bidang Psikologi di M.S.S. Art’s Commerce & Science College, di Jalna, India, yang diterbitkan dalam Golden Research Thoughts edisi Februari 2013, tarawih secara signifikan meningkatkan kesehatan mental dan pengendalian diri.

Dalam studinya, Javeed meneliti kesehatan mental lima puluh responden berusia 18-30 tahun sebelum dan sesudah shalat dengan menggunakan Inventaris Kesehatan Mental dan Inventaris Seri Kepribadian Multi Assessment, dan hasilnya menguatkan hipotesisnya tentang efek positif tarawih pada kesejahteraan mental dan spiritual.  

 

Terpopuler