Sholat Tarawih dan Keutamaannya

Rep: Mabruroh/ Red: Esthi Maharani

 Rabu 14 Apr 2021 19:07 WIB

Umat Muslim Indonesia shalat selama sholat Tarawih Foto:

Ada 10 hal terkait akan asal usul sholat sunnah tarawih.

Enam, lakukan sholat tarawih berjamaah  akan memperoleh pahala laiknya sholat sepanjang malam. Nabi SAW bersabda, “Barang siapa shalat qiyam dengan imam sampai dia selesai, Allah akan mencatat untuknya qiyam (sepanjang) malam”(An-Nasa'i dan disahkan oleh Al-Albani)

Jangan menyudahi sholat setelah delapan rakaat, jika imam melanjutkan jumlah rakaatnya menjadi 20 atau 36 rakaat.

Tujuh, sholat sunnah tarawih dapat dilakukan lebih dari delapan rakaat.

8 rakaat + 3 witir = Mayoritas ulama hadits.

20 rakaat + 3 witir = Imam Ahmad, Imam Abu Hanifah dan Imam Asy-Syafi'i

36 rakaat + 3 witir = Imam Malik

Delapan, kualitas lebih penting daripada kuantitas. Nabi SAW akan memakan waktu sekitar 5 jam (terkadang sepanjang malam) untuk menyelesaikan tarawih (8 rakaat) dan dia akan membaca perlahan dan hati-hati.

Sembilan, semua dosa sebelumnya akan diampuni. Nabi SAW berkata, "Barangsiapa shalat di malam hari di bulan Ramadhan karena keimanan yang tulus dan mencari pahala dari Allah, semua dosanya sebelumnya akan diampuni. ”(Al-Bukhari dan Muslim)

Sepuluh, jangan terlalu sensitif dalam masalah perbedaan keilmuan. Nabi SAW bersabda: “Agama itu mudah, siapa pun yang membebani dirinya sendiri dalam agama akan dikuasai olehnya (yaitu dia tidak akan dapat melanjutkan dengan cara itu). Jadi kejarlah apa yang baik secara moderat, mencoba untuk mendekati kesempurnaan (jika Anda tidak dapat mencapainya), dan menerima kabar baik (bahwa Anda akan diberi pahala). Dapatkan kekuatan dengan beribadah di pagi hari, sore hari, dan beberapa bagian dari jam-jam terakhir malam." (Al-Bukhari)

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X