REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Satpol PP Kabupaten Bogor akan mewajibkan tempat hiburan malam di Kabupaten Bogor tutup selama bulan Ramadhan. Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan mengadakan evaluasi terkait aturan tersebut.
Jika Pemkab Bogor akan memberlakukan aturan tersebut, aturan tersebut bukan merujuk pada aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tercantum dalam Keputusan Bupati Bogor Nomor: 443/215/Kpts/Per-UU/2021, tentang perpanjangan PPKM di Kabupaten Bogor. Namun, aturan tersebut akan terkait dengan kegiatan ibadah di bulan Ramadhan.
“Ini harus dibedakan. Kalau PPKM aturannya terkait masalah pandemi Covid-19. Tapi kalau untuk menghadapi kegiatan ibadah puasa Ramadhan, mungkin nanti kami akan evaluasi lagi dari bupati, bukan Satgas Covid-19,” kata Iwan kepada Republika.co.id, Senin (5/4).
Iwan mengatakan, Pemkab Bogor melalui tim Kesejahteraan Rakyat (Kesra) akan melakukan evaluasi bagaimana nasib tempat hiburan malam di bulan Ramadhan nanti. Sebab, menurutnya, aturan beribadah di bulan Ramadhan dan aturan PPKM untuk mencegah penyebaran Covid-19 merupakan dua hal yang berbeda.
Melalui Perpanjangan PPKM, tempat hiburan mulai beroperasi kembali. Diantaranya, bioskop dan rumah bernyanyi atau tempat karaoke.
Disamping itu, Pemkab Bogor belum mengeluarkan aturan dan regulasi terkait pelaksanaan kegiatan keagaaman selama bulan Ramadhan, seperti sholat jamaah tarawih di masjid-masjid. Nantinya, Pemkab Bogor melalui Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor akan membuat keputusan tersebut setelah masa PPKM ke-13 habis.