Saudi Himpun Rp 7,7 T Sumbangan Selama Ramadhan, Raja Salman dan MBS Sumbang Segini

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah

Jumat 12 Apr 2024 22:55 WIB

Seorang polisi Saudi memberi hormat di depan layar yang menampilkan gambar Raja Saudi Salman, kanan, dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Foto: AP/Amr Nabil Seorang polisi Saudi memberi hormat di depan layar yang menampilkan gambar Raja Saudi Salman, kanan, dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Platform Nasional untuk Kerja Amal (Ehsan) mengumumkan total sumbangan dana yang dikumpulkan selama bulan suci Ramadhan 1445 H secara nasional. Sumbangan kali ini adalah yang keempat.

Total donasi keempat tersebut mengalami kenaikan signifikan mencapai lebih dari 1,8 miliar riyal Saudi atau sekitar Rp 7,7 triliun selama bulan Ramadhan 1445 H/2024 M, sebagaimana dilansir Saudi Gazette, Jumat (12/4/2024).

Baca Juga

Pengumpulan donasi tersebut dilakukan mulai dari tanggal 5 hingga 30 Ramadhan. Pencapaian ini dimulai dengan sumbangan signifikan dari Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota serta Perdana Menteri Pangeran Mohammed bin Salman, yang secara kolektif menyumbangkan 70 juta riyal Saudi atau sekitar Rp 300 miliar.

Selama masa kampanye, kemurahan hati para donatur terlihat jelas selama lebih dari 16 juta transaksi. Ini memperlihatkan luasnya partisipasi dan komitmen terhadap upaya amal.

Sebagian besar dana ini, yaitu lebih dari 854 juta riyal Saudi, digunakan untuk mendukung Ehsan Endowment Fund, yang mendukung lebih dari 1.700 organisasi masyarakat sipil. Selain itu, kampanye ini memfasilitasi pengumpulan Zakat Fitrah yang berjumlah lebih dari 36 juta riyal Saudi melalui lebih dari 390 ribu transaksi di aplikasi dan situs web platform.

Kontribusi ini semakin menegaskan keterlibatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban agama dan membantu mereka yang membutuhkan. Secara kumulatif, platform Ehsan telah menyalurkan donasi sebesar lebih dari 6,8 miliar riyal Saudi.

Hal tersebut memberikan dampak positif kepada lebih dari 4,8 juta penerima manfaat di berbagai sektor termasuk pendidikan, layanan kesehatan, kesejahteraan sosial, bantuan pangan, perumahan, dukungan keagamaan, dan bantuan bagi mereka yang tidak mampu membayar utang.

Terpopuler