Senin 17 Apr 2023 17:44 WIB

Lakukan Ini Agar Terhindar dari Penipuan Tiket Bus Mudik

Anda harus berhati-hati terhadap kasus penipuan tiket yang terjadi saat mudik.

Rep: Antara/ Red: Qommarria Rostanti
Pemudik memasukkan tas ke bagasi bus (ilustrasi). Masyarakat diimbau membeli tiket bus mudik di agen resmi.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Pemudik memasukkan tas ke bagasi bus (ilustrasi). Masyarakat diimbau membeli tiket bus mudik di agen resmi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat diimbau membeli tiket bus mudik di agen resmi. Penasihat Komunitas Kolektor Tiket Bus, Fajar Shalman, mengatakan dengan membeli tiket bus di agen resmi dapat mengurangi risiko penipuan saat mudik karena banyak kasus penipuan terjadi menjelang mudik.

"Beli tiket di agen resmi supaya terhindar dari penipuan dan calo, apalagi menjelang Lebaran," kata Shalman dalam acara diskusi dan peluncuran Layanan Mudik Terpadu yang diadakan di Jakarta, Senin (17/4/2023).

Baca Juga

Shalman mengatakan, meski pemesanan tiket moda transportasi lain sudah lebih mudah dengan adanya sistem pembelian tiket daring, namun lain halnya dengan bus. Beberapa perusahaan otobus (PO) sudah beradaptasi dengan menyediakan opsi pembelian tiket secara daring, namun beberapa PO lainnya belum mengadopsi sistem ini karena moda transportasi bus masih menjadi favorit masyarakat yang kurang mengenal teknologi.

"Kalau mau beli tiket secara daring, bisa gunakan layanan yang resmi seperti redbus dan traveloka, hati-hati kalau cuma ada nomor telepon," ujarnya.

Shalman mengatakan, banyak nomor PO yang tersebar di internet bukan merupakan nomor resmi dari perusahaan, melainkan penipu yang sedang berlagak seperti agen bus resmi. Shalman menyebut, penipuan sering terjadi kepada masyarakat karena minimnya informasi terkait nama PO, harga tiket, dan rute bus terkait.

Kemudian masyarakat yang minim informasi mencoba mencarinya di internet, celah ini yang dimanfaatkan para penipu untuk menjaring korbannya, tambah dia. "Bahkan penipu ini masuk ke grup komunitas dan menjawab pertanyaan yang ada seolah-olah dia adalah perwakilan PO yang resmi, ternyata tidak," katanya.

Shalman menyarankan kepada calon pemudik yang hendak membeli tiket melalui telepon agar melakukan verifikasi langsung ke agen atau perwakilan PO terkait. Hal ini untuk menanyakan keaslian nomor telepon yang didapat agar tidak menjadi korban penipuan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement