Jumat 07 Apr 2023 13:55 WIB

Ini Upaya Pemerintah Tekan Angka Kecelakaan di Masa Mudik

123,8 juta oran diprediksi akan melakukan perjalanan mudik di Hari Raya Idul Fitri.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Friska Yolandha
Warga berjalan di antara deretan bus yang terparkir di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/4/2023). Menurut Kepala Terminal Cicaheum Roni Hermanto, Terminal Cicaheum menyiapkan 165 unit bus, dengan rincian 106 unit bus antar kota antar provinsi dan 59 unit bus antar kota dalam provinsi untuk melayani masyarakat yang akan mudik lebaran.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Warga berjalan di antara deretan bus yang terparkir di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/4/2023). Menurut Kepala Terminal Cicaheum Roni Hermanto, Terminal Cicaheum menyiapkan 165 unit bus, dengan rincian 106 unit bus antar kota antar provinsi dan 59 unit bus antar kota dalam provinsi untuk melayani masyarakat yang akan mudik lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan berbagai antisipasi Pemerintah dalam menekan angka kecelakaan pada saat pelaksanaan mudik Lebaran 2023. Mulai dari antisipasi segi keamanan dan kenyamanan, persiapan jalur mudik, jalur penyebrangan, tarif moda transportasi, kemanan harga bahan pangan, sampai skema bantuan sosial supaya masyarakat bisa merasakan kegembiraan di mudik Lebaran 2023.

"Sesuai dengan arahan Presiden kita harus menyiapkan sebaik-baiknya agar bisa ditekan insiden kecelakaan, apalagi kecelakaan fatal. Dan betul-betul bisa membikin mereka yang akan mudik merasakan kegembiraannya dan terjauhkan dari hal yang membuat tidak gembira," ujar kata Muhadjir dikutip dari keterangan tertulisnya, Jumat (7/4/2023).

Baca Juga

Muhadjir menyampaikan, pemerintah memperkirakan sekitar 123,8 juta orang akan melakukan perjalanan mudik di Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah/Lebaran 2023. Angka tersebut meningkat  1,5 kali lipat dibanding  2022, yaitu sebanyak 85 juta orang lebih.

"Dengan meningkatnya jumlah pemudik, maka pemerintah akan mempersiapkan pelaksanaan mudik Lebaran 2023 dengan sebaik-baiknya," katanya.

Selain itu, pemerintah akan menyediakan bansos berupa beras bagi masyarakat tidak mampu, yang diberikan kepada 21 juta keluarga penerima manfaat. Dia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, bisa mewujudkan mudik yang berkesan dan menggembirakan untuk seluruh masyarakat Indonesia.

"Sehingga mudah-mudahan semua aman, nyaman, dan kita bisa menjalankan Lebaran Idul Fitri tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," katanya usai melaksanakan Rapat Koordinasi Bersama Sejumlah Menteri dan pimpinan Lembaga membahas kesiapan Menghadapi Libur Idul Fitri 1444 Hijriah dan mudik Lebaran 2023, di Mabes Polri, Jakarta, pada Kamis (06/04/2023).

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement