Sabtu 18 Mar 2023 06:23 WIB

Wakil Emir Makkah Periksa Kesiapan Masjidil Haram Sambut Ramadhan

Atap mataf akan mampu menampung lebih dari 12.500 jamaah sekaligus.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Umat muslim melakukan tawaf di Masjidill Haram, Makkah, (22/2/2023). Wakil Emir Makkah Periksa Kesiapan Masjidil Haram Sambut Ramadhan
Foto: Tahta Aidilla/Republika
Umat muslim melakukan tawaf di Masjidill Haram, Makkah, (22/2/2023). Wakil Emir Makkah Periksa Kesiapan Masjidil Haram Sambut Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Wakil Emir Makkah, Arab Saudi Pangeran Badr bin Sultan melakukan pemeriksaan kemajuan rencana dan pekerjaan yang dilaksanakan di Masjidil Haram. Dia juga memeriksa kesiapan masjid suci untuk menerima peziarah dan jamaah umroh selama bulan suci Ramadhan.

 

Baca Juga

Dilansir dari Saudi Gazette, Jumat (17/3/2023), Pangeran Badr memulai perjalanannya ke Masjidil Haram dari Gerbang Ismail. Ia mendengarkan pengarahan tentang pekerjaan yang dilakukan di gerbang tersebut, yang meliputi tiga pintu masuk selebar 10 meter di fasad selatan mataf (keliling) daerah sekitar Ka'bah Suci.

 

Kemudian, dia naik ke atap mataf untuk memastikan kesiapannya setelah memantau  pekerjaan pemeliharaan. Atapnya memiliki kapasitas untuk menampung lebih dari 12.500 jamaah sekaligus. Atap dengan lantai permanen dari marmer Thassos yang tahan panas akan dibuka pertama kali pada Ramadhan ini.

 

Pangeran Badr juga meninjau perluasan gedung mataf. Perluasan ini bertujuan meningkatkan jumlah jamaah dari sekitar 50 ribu jamaah per jam menjadi 107 ribu jamaah per jam pada lima tingkat. Tingkat ini terhubung langsung ke lantai Gedung Ekspansi Saudi Kedua dan masa' (area) untuk ritual sai' antara bangunan Safa dan Marwa.

 

Wakil Emir juga mendengarkan pembekalan proyek lantai mezzanine kedua di gedung mataf seluas 18.400 meter persegi, sebagai ruang tambahan untuk melayani jamaah haji. Dia juga meninjau proyek peningkatan kapasitas pendinginan untuk mendinginkan udara di gedung mataf.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement