Sampaikan Selamat Idul Fitri 1443 H, Wapres Bersyukur Masyarakat Bisa Kembali Mudik

Red: Reiny Dwinanda

 Ahad 01 May 2022 20:16 WIB

Wakil Presiden Maruf Amin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Foto: Dok. BPMI/Setwapres Wakil Presiden Maruf Amin menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Wapres menyebut Idul Fitri kali ini spesial karena masyarakat bisa kembali mudik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah. Wapres juga menyampaikan pesan dan rasa syukurnya atas pandemi Covid-19 yang lebih terkendali.

"Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah bersama keluarga dan sanak saudara tercinta, mohon maaf lahir dan batin," kata Wapres melalui tayangan video pada Ahad (1/5/2022).

Baca Juga

Wapres menyebut, Idul Fitri kali ini menjadi spesial. Sebab, Lebaran bisa dirayakan bersama keluarga di kampung halaman setelah dua tahun harus dibatasi akibat pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah ikhtiar dan doa kita untuk mengendalikan sebaran Covid-19 diperkenankan Allah SWT sehingga tahun ini masyarakat Indonesia bisa kembali mudik, berlebaran di kampung halaman yang tentunya telah sangat dirindukan," ungkap Wapres.

Di sisi lain, Wapres mengimbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat di tengah kebahagiaan bersilaturahim dengan sanak saudara. Langkah itu dapat menghindari melonjaknya kembali kasus Covid-19 pasca Lebaran 2022 nanti.

Tidak ketinggalan Wapres menyampaikan sejumlah pesan Idul Fitri 1443 Hijriah kepada masyarakat.

"Selama satu bulan penuh kita menikmati indahnya bulan Ramadhan melaksanakan puasa dan memperbanyak ibadah lainnya, melatih pengendalian diri untuk melawan hawa nafsu serta mengasah kepedulian kita terhadap sesama dalam bingkai ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah," kata Wapres.

Seluruh amalan tersebut, menurut Wapres, diharapkan dapat menjadi bekal untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia berharap amalan itu dapat mengembalikan jiwa umat kepada jiwa yang fitrah, jiwa yang bersih laksana bayi yang baru lahir.

 
 

 
 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X