Angkutan Lebaran Wajib Dilengkapi Martil

Red: Didi Purwadi

Senin 23 Jul 2012 21:25 WIB

Bus angkutan lebaran (ilustrasi) Foto: Antara/Reno Esnir Bus angkutan lebaran (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Dinas Perhubungan Sumatera Barat mengingatkan armada angkutan Lebaran 1433 Hijriah harus dilengkapi dengan peralatan tanggap darurat. Peralatan tanggap darurat yang perlu disediakan setiap armada AKDP dan AKAP tersebut meliputi palu/martil, alat pemadam api dan pintu serta papan informasi sebagai petunjuk bagi penumpang saat situasi darurat.

"Ketentuan penggunaan alat tanggap darurat sudah ada selama ini. Tapi, ada aramada yang mengabaikan maka perlu diingatkan,'' kata Kepala Dishub Sumbar, Mudrika, di Padang, Senin.

Mudrika menyebutkan peralatan tanggap darurat dibutuhkan guna mengantisipasi situasi luar biasa selama dalam perjalanan. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan peralatan tanggap darurat. Jika ternyata tidak lengkap, angkutan Lebaran itu akan ditindak.

Dishub Sumbar menyiapkan sekitar 2.450 armada untuk angkutan arus mudik dan balik Lebaran 2012. Jumlah tersebut terdiri atas 1.927 unit Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan 523 unit AKAP.

Kemudian sebanyak 52 unit armada cadangan, yakni mobil angkutan pariwisata dan 265 unit angkutan sewa jika terjadi kenaikan jumlah penumpang secara signifikan.

Terpopuler