Penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Tembus 68 Ribu Orang

Rep: Nuraini/ Red: cr01

Ahad 28 Aug 2011 16:46 WIB

Para penumpang kapal yang turun dari kapal yang merapat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur. Foto: Antara/Didik Kusbiantoro Para penumpang kapal yang turun dari kapal yang merapat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA – Ribuan penumpang masih terus memadati Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dari H-15 hingga H-2 Lebaran, sudah ada lebih dari 68 ribu pemudik baik yang datang ataupun berangkat dari pelabuhan tersebut.

Peningkatan arus mudik terus terjadi khususnya penumpang datang. Dari catatan PT Pelindo III, jumlah penumpang per hari telah menembus 11.729 orang, dengan perincian penumpang turun sebanyak 9.945 orang dan penumpang naik sebanyak 1.784 orang. Jumlah penumpang tersebut terjadi pada Sabtu (27/8) yang mengalahkan rekor sebelumnya yakni H-8 (22/8) yang mencapai 10.170 orang penumpang.

Jumlah penumpang itu dipastikan bertambah dengan terus datangnya kapal pada Ahad (28/8). Sejak H-15 hingga H-3, Pelabuhan Tanjung Perak telah disandari 63 kapal penumpang dengan total penumpang mencapai 68.486 orang. Rinciannya, penumpang turun sebanyak 59.418 orang dan penumpang naik mencapai 9.068 orang.

Kepala Humas PT Pelindo III, Edi Priyatno memperkirakan lonjakan penumpang berasal dari luar pulau jawa di Terminal Penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak terjadi pada H-1 (29/8).

Lonjakan itu diperkirakan berasal dari penumpang yang naik sejumlah kapal di antaranya kapal penumpang milik PT PELNI yaitu KM Bukit Raya asal Pontianak, KM Tidar dan KM Dobonsolo. "Sampai Ahad (28/8), sudah lebih dari 68 ribu pemudik yang menggunakan kapal. Jumlah itu akan terus naik sampai H-1 besok," ujarnya, Ahad (28/8).

Lonjakan penumpang tersebut diantisipasi dengan berbagai posko yang disiapkan khusus untuk pemudik. Di Pelabuhan Tanjung Perak telah ada dua posko kesehatan yang siap menampung pemudik yang membutuhkan bantuan penanganan. "Dengan kepadatan penumpang seperti ini sudah ada sejumlah penumpang yang pingsan," ujarnya.

Terpopuler