Ramadhan dengan Durasi Puasa Terpendek dan Terlama

Rep: Rossi Handayani/ Red: Agung Sasongko

 Jumat 18 Mar 2022 00:22 WIB

Ilustrasi Ramadhan Foto: Pixabay Ilustrasi Ramadhan

Ramadhan akan dimulai pada awal April ini.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Ramadhan akan dimulai pada awal April tahun ini, dan lebih dari satu miliar Muslim akan mulai menjalankan puasa selama sebulan.

Bulan suci dimulai kira-kira dua pekan lebih awal setiap tahun. Untuk separuh dunia, itu akan menjauh dari hari-hari musim panas yang lebih panjang dan lebih panas menuju musim dingin yang lebih pendek dan lebih dingin.

Baca Juga

Dilansir dari laman the National News pada Kamis (17/3/2022) akan tetapi negara mana yang memiliki jam siang hari paling banyak dan mana yang memiliki puasa terpendek?

Durasi puasa Ramadhan terpendek pada 2022:

Selandia Baru, Argentina dan Afrika Selatan terikat untuk periode puasa terpendek antara 11 dan 12 jam selama sebulan.

Puasa Ramadhan terpanjang pada 2022:

Muslim di kota Reykjavik, Islandia, akan memiliki rekor tahun ini sebagai penduduk kota dengan jam puasa terlama. Mereka diperkirakan menjalankan puasa 16 jam 50 menit selama bulan suci.

Sementara Muslim di negara-negara dengan siang hari yang sangat panjang selama bulan suci tidak dapat benar-benar menjalankan puasa 20 jam. Jadi, apa yang mereka lakukan?

Di negara-negara di mana matahari terbenam dan matahari terbit berjarak kurang dari tiga jam, fatwa telah diumumkan untuk memungkinkan penduduk mengikuti jadwal kota lain. Misalnya, mereka akan mengikuti puasa Makkah di Arab Saudi. Tahun ini, Arab Saudi dan sebagian besar Timur Tengah akan berpuasa selama sekitar 15 jam sehari.

Waktu puasa terlama dan terpendek untuk Ramadhan 2022 menurut negara:

Waktu puasa terpendek:

Johannesburg, Afrika Selatan: 11 hingga 12 jam

Buenos Aires, Argentina: 11 hingga 12 jam

Cape Town, Afrika Selatan: 11 hingga 12 jam

Christchurch, Selandia Baru: 11 hingga 12 jam

Ciudad del Este, Paraguay: 11 hingga 12 jam

Montevideo, Uruguay: 11 hingga 12 jam

Brasilia, Brasil: 12 hingga 13 jam

Harare, Zimbabwe: 12 hingga 13 jam

 

Waktu puasa terlama:

Reykjavík, Islandia: 16 jam 50 menit

Warsawa, Polandia: 15 jam

London, Inggris: 15 jam

Paris, Prancis: 16 hingga 17 jam

Lisbon, Portugal: 15 hingga 16 jam

Athena, Yunani: 15 hingga 16 jam

Beijing, Cina: 15 hingga 16 jam

Washington DC, AS: 15 hingga 16 jam

Ankara, Turki: 15 hingga 16 jam

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X