Umat Islam Disarankan Itikaf di Rumah

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Agung Sasongko

 Ahad 02 May 2021 22:59 WIB

Foto kolase perbandingan suasana itikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan 1441 H sebelum adanya pandemi Covid-19 (atas) dan saat pandemi Covid-19 (bawah) di Masjid Habiburrahman, Kota Bandung, Rabu (13/5). Untuk menghindari wabah Covid-19 DKM Habiburrahman tidak menyelenggarakan itikaf tahun ini Foto:

Saran itu dalam konteks dan kondisi dimana pandemi Covid-19 belum berakhir.

"Orang bisa saja berargumen telah memakai masker dan mencuci tangan, namun soal menjaga jarak ini berat dilakukan jika sudah bertemu dengan sesama jamaah," kata dia.

Di beberapa daerah yang telah dikategorikan hijau atau aman, menurutnya memiliki kesempatan lebih untuk menjalankan ibadah sesuai dengan saat normal. Namun, hal ini harus tetap diamati dan dibatasi secara ketat. Sebuah masjid maksimal diisi setengah atau bahkan satu pertiga, sebagai upaya untuk menjaga jarak ini.

 

"Saya sendiri mengusulkan agar masjid ini ditutup saja sepenuhnya. Dikhawatirkan jika dibuka untuk iktikaf, jamaah akan membludak dan pengurus masjid kesulitan mengurus dan mengaturnya," lanjutnya. 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...

Berita Lainnya

Play Podcast X