Warga Benhil Semarakkan Ramadhan dengan Penjualan Takjil

Red: Ani Nursalikah

 Selasa 13 Apr 2021 20:45 WIB

Warga Benhil Semarakkan Ramadhan dengan Penjualan Takjil. Warga membeli takjil dan makanan untuk berbuka puasa di Pasar Takjil Benhil, Jakarta, Selasa (13/4). Pada hari pertama puasa, Pasar Takjil Benhil mulai dipadati sejumlah pedagang   dengan tetap menerapkan protokol kesehatan diantaranya menyediakan handsanitizer, menggunakan masker serta pengaturan jarak fisik antar pedagang, hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran covid-19. Republika/Thoudy Badai Foto:

Pedagang bersyukur tahun ini diizinkan berjualan di Benhil.

Senada dengan itu, Muslihatun (37) yang biasanya berdagang ketoprak di depan Masjid Al Falah, mengaku antusias dengan datangnya Ramadhan. Apalagi di tahun ini pemerintah mengizinkan warga menjadi pedagang takjil.

Setiap tahun selama Ramadhan, dia berjualan lima jenis hidangan manis, seperti kolak hingga pacar cina. Ia mengaku omzet yang didapat dari berjualan takjil jauh lebih besar dibandingkan berjualan ketoprak.

"Harapannya bisa seperti tahun-tahun sebelum pandemi. Biasanya bisa 200 gelas, tahun ini mungkin hanya bisa 150 gelas," kata dia.

Meski aktivitas ekonomi masih belum sepenuhnya pulih, para pedagang bersyukur tahun ini bisa kembali berjualan, dibandingkan tahun lalu saat adanya larangan pedagang takjil saat pandemi.

photo
Warga membeli takjil dan makanan untuk berbuka puasa di Pasar Takjil Benhil, Jakarta, Selasa (13/4). Pada hari pertama puasa, Pasar Takjil Benhil mulai dipadati sejumlah pedagang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan diantaranya menyediakan handsanitizer, menggunakan masker serta pengaturan jarak fisik antar pedagang, hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi penyebaran covid-19. Republika/Thoudy Badai - (Republika/Thoudy Badai)

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X