Dilarang, Warga Tetap Jalani Tradisi Balimau

Red: Agung Sasongko

Senin 12 Apr 2021 23:34 WIB

Sejumlah warga mandi-mandi di kawasan Cek Dam Koto Tuo, Padang, Sumatera Barat,  Senin (12/4/2021). Warga menjalankan tradisi Balimau, atau mensucikan diri menjelang memasuki satu Ramadhan dengan mandi bersama keluarga dan kerabat di sungai. Foto:

1

Bendungan ini menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Padang sebagai tempat pemandian bagi warga setempat.Sekitar pukul 16.15 WIB sejumlah warga mulai masuk ke bendungan untuk mandi. Ada yang sekedar berenang dan ada yang menggunakan menggunakan ban untuk berenang.

Selain itu sejumlah anak-anak melompat dari jembatan gantung yang membentang sepanjang sungai dan mandi ke dalam air di bendungan tersebut.Sebelumnya Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu mengimbau masyarakat setempat tidak melaksanakan tradisi "mandi balimau" jelang memasuki bulan ramadan.

Tradisi "mandi balimau" biasanya dilakukan di kawasan tertentu, seperti di aliran sungai dan di tempat pemandian lainnya yang dalam pelaksanaannya ada yang menggunakan jeruk nipis.

"Saat pandemi COVID-19 ini, dalam melaksanakan tradisi balimau di tempat pemandian tentu masih sangat tidak dianjurkan. Hal ini tentu dapat menjadi pemicu timbulnya penyebaran virus corona," kata dia.

Kapolda Sumbar mengharapkan untuk tidak ada keramaian untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19."Jadi untuk sifatnya seperti itu (balimau) diimbau untuk tidak melakukannya di tempat pemandian umum," kata dia.

 

 

Terpopuler