MUI: Tingkatkan Keshalehan Sosial Saat Ramadhan

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah

 Kamis 23 Apr 2020 21:12 WIB

MUI: Tingkatkan Keshalehan Sosial Saat Ramadhan. Ketua MUI Pusat Abdullah Jaidi. Foto: Republika/Mahmud Muhyidin MUI: Tingkatkan Keshalehan Sosial Saat Ramadhan. Ketua MUI Pusat Abdullah...

Keshalehan sosial berarti menyantuni saudara kita yang berpuasa dan fakir miskin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan umat Islam agar meningkatkan ibadah, keimanan, dan ketakwaan saat Ramadhan. MUI Juga mengajak masyarakat meningkatkan keshalehan sosial di bulan suci, apalagi saat terjadi pandemi virus corona atau Covid-19.

"Saat kita melaksanakan ibadah puasa, kita jangan melupakan juga tentang keshalehan sosial, yaitu dengan menyantuni saudara kita khususnya yang sedang berpuasa dan fakir miskin yang sangat membutuhkan uluran tangan kita," kata Ketua MUI, KH Abdullah Jaidi saat menyampaikan hasil sidang isbat menentukan awal Ramadhan di Gedung Kementerian Agama, Kamis malam (23/4).

Baca Juga

KH Jaidi mengatakan, hendaknya para aghnia atau orang kaya yang memiliki kelebihan harta membantu orang-orang yang menderita. Jangan melupakan saudara-saudara yang sedang membutuhkan pertolongan. Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19. 

MUI juga mengajak masyarakat mengikuti arahan pemerintah terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Serta arahan dari MUI agar di bulan Ramadhan tetap melaksanakan shalat taraweh dan shalat Jumat (zhuhur) di rumah masing-masing.

"Jadikanlah rumah kita sebagai tempat kita beribadah karena Rasulullah juga memberi contoh melaksanakan ibadah tarawih di Ramadhan dilaksanakan di rumah," ujarnya.

KH Jaidi menyampaikan, Rasulullah pernah berpesan jangan jadikan rumah (kamu) seperti kuburan dan sepi. Karena tidak ada ayat-ayat Alquran yang dibaca dan tidak ada zikir yang dikumandangkan.

"Mudah-mudahan Allah senantiasa menjaga dan menyelamatkan kita dan memberikan kesehatan kepada kita, sehingga Allah dapat mempercepat musibah ini (berlalu) sehingga kita dapat beraktivitas kembali dan menatap masa depan yang lebih baik," katanya.

Baca juga: Keutamaan Makan Sahur

 

Berita Lainnya