Disdukcapil Tangerang Prediksi Pendatang Pasca Lebaran Turun 50 Persen Dibandingkan 2023

Red: Qommarria Rostanti

Selasa 16 Apr 2024 23:13 WIB

Warga kembali dari mudik (ilustrasi). Disdukcapil Kota Tangerang memprediksi jumlah warga pendatang pasca-Lebaran tahun ini menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu. Foto: Republika/Thoudy Badai Warga kembali dari mudik (ilustrasi). Disdukcapil Kota Tangerang memprediksi jumlah warga pendatang pasca-Lebaran tahun ini menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang memprediksi jumlah warga pendatang pasca Lebaran tahun ini menurun hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu. Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Irman Pujahendra mengatakan jumlah pendatang baru pasca Lebaran 2024 mencapai 1.655 jiwa.

Hal ini tentunya jauh berbeda dibanding tahun 2023 jumlah pendatang mencapai 3.274 jiwa setelah Lebaran. Ia pun mengimbau agar warga pendatang yang ingin menetap segera mengurus administrasi kependudukan di Kota Tangerang, dengan membawa surat pindah dr daerah asal (SKPWNI).

Baca Juga

“Dengan kesadaran masyarakat pendatang mengurus administrasi kependudukan, tentunya dapat memudahkan dalam pendataan kependudukan di Kota Tangerang. Ayo, kita sama-sama tertib administrasi dengan memproses pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan KTP-el di daerah tujuan, yaitu Kota Tangerang,” kata dia.

Tak hanya itu, Irman juga mengatakan, bagi para pendatang bisa melakukan pendaftaran keberadaannya dengan membuat KK dan KTP-el secara online melalui aplikasi sobatdukcapil.tangerangkota.go.id.

Bisa juga secara offline melalui Kantor Disdukcapil di Jl. Perintis Kemerdekaan II, RT 007/RW 003, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang atau di gerai dukcapil di Mall Tangcity, Mall Icon Walk, Mall Pelayanan Publik (MPP) dan di kecamatan setempat. “Para pendatang hanya membawa berkas dokumen SKPWNI dari daerah asal dan melampirkan KTP-el asli pemohon, sedangkan apabila melalui online sobatdukcapil bisa pilih fitur ‘Datang WNI’,” ujarnya.

Terpopuler