One Way di Tol Trans Jawa Dihentikan Setelah Kepadatan Terurai

Red: Friska Yolandha

Selasa 16 Apr 2024 11:06 WIB

Sejumlah kendaraan pemudik memperlambat laju kendaraanya  saat memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2024) dini hari.  Volume kendaraan yang melintasi gerbang tol tersebut mengalami peningkatan seiring pemberlakuan skema lalu lintas contraflow dan one way di jalan Tol TransJawa. Foto: Republika/Prayogi Sejumlah kendaraan pemudik memperlambat laju kendaraanya saat memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Sabtu (6/4/2024) dini hari. Volume kendaraan yang melintasi gerbang tol tersebut mengalami peningkatan seiring pemberlakuan skema lalu lintas contraflow dan one way di jalan Tol TransJawa.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Rekayasa lalu lintas one way di jalan Tol Trans Jawa dari Semarang sampai Cikampek dihentikan pada Selasa (16/4/2024) pagi. Hal ini menyusul terurainya kepadatan arus lalu lintas di jalan tol tersebut pada arus balik lebaran.

Faiza Riani, Marketing & Communication Department Head/ Pgs. Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dalam keterangannya yang diterima di Purwakarta, Selasa mengatakan, atas diskresi kepolisian one way di jalan Tol Trans Jawa ditutup atau dihentikan.

Baca Juga

Ia menyampaikan bahwa sebelum rekayasa lalu lintas one way jalan Tol Trans Jawa dari Semarang sampai Cikampek ditutup, petugas melakukan pembersihan jalur selama dua jam. Sehingga dapat dilakukan open traffic (lalu lintas normal) di kedua arah dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai KM 72 Jalan Tol Cipali pada Selasa pukul 08.00 WIB.

Sebelum ditutup, one way diberlakukan mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang sampai KM 72 Jalan Tol Cipali. Itu dilakukan karena saat itu arus lalu lintas cukup padat.

Meski one way di jalan Tol Trans Jawa dihentikan, atas diskresi kepolisian masih diberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dua lajur di jalan Tol Jakarta-Cikampek dari KM 70 sampai KM 47. Menurut dia, rekayasa lalu lintas bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian. Bagi pengguna jalan diimbau untuk selalu berhati-hati di jalan dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

Saat memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas. Hal itu disampaikan karena gangguan sekecil apapun termasuk kekurangan saldo saat transaksi, yang terjadi akan berdampak pada arus lalu lintas dan mengakibatkan antrean.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan. Pastikan kecukupan perbekalan, saldo uang elektronik dan BBM sebelum memasuki jalan tol agar perjalanan lebih nyaman. 

 

Terpopuler