Arus Balik Mudik, Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Arteri Kota Cirebon

Red: Ani Nursalikah

Senin 15 Apr 2024 15:46 WIB

Kendaraan melintas di Tol Palimanan-Kanci KM 191 arah Jakarta, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (13/4/2024). Pada H+2 Lebaran Tol Trans-Jawa mulai dipadati kendaraan arus balik yang membawa pemudik untuk kembali ke daerah asal. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Kendaraan melintas di Tol Palimanan-Kanci KM 191 arah Jakarta, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (13/4/2024). Pada H+2 Lebaran Tol Trans-Jawa mulai dipadati kendaraan arus balik yang membawa pemudik untuk kembali ke daerah asal.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota, Jawa Barat, beberapa kali menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri untuk mengurai pergerakan kendaraan yang terus meningkat hingga H+5 Lebaran atau Senin (15/4/2024).

Kanit KBO Satlantas Polres Cirebon Kota Ipda Rizwan mengatakan rekayasa itu berupa penarikan serta pengalihan kendaraan dari dalam kota maupun sebaliknya agar laju pengendara di jalur arteri tetap lancar.

Baca Juga

"Kurang lebih 20 menit kami lakukan penarikan. Dari arah Kota Cirebon dan Kuningan, kami arahkan dahulu ke jalur lain. Setelah itu, kami normalkan kembali," katanya.

Ipda Rizwan mengatakan melakukan buka tutup di beberapa persimpangan guna memastikan arus kendaraan dari arah Jakarta maupun Jawa Tengah tetap mengalir lancar.

Menurut dia, imbas dari penerapan one way di ruas tol cukup terasa dengan banyaknya kendaraan yang melaju di jalur arteri pada kedua arah.

Saat ini, kata dia, kepadatan kendaraan masih terjadi di jalur arteri karena puncak arus balik diperkirakan terus terjadi hingga malam nanti.

"Oleh karena itu, di setiap persimpangan besar seperti Pemuda, Terminal Harjamukti, Kanggraksan, dan Perum diberlakukan rekayasa bilamana ekor kendaraan sudah ketemu lampu merah berikutnya,” ujarnya.

Satlantas Polres Cirebon Kota juga tetap menyiagakan ratusan personel di ruas arteri guna melakukan pengaturan sehingga titik kepadatan dapat terurai. Hingga Senin siang, sekitar 60 ribu kendaraan, khususnya roda dua, sudah bergerak. Mereka akan kembali ke Jakarta melalui jalur arteri di Kota Cirebon.

"Jadi, sebetulnya kemarin itu diprediksi puncak arus balik, ternyata sesuai dengan arahan Korlantas Polri masih ada sekitar 188 ribu kendaraan yang menunggu dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan daerah sekitarnya. Sampai malam kami antisipasi puncak arus balik," ucap dia.

Terpopuler