Lalu lintas Tol Jabodetabek dan Jabar Meningkat pada H1H2 Lebaran

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Jumat 12 Apr 2024 14:40 WIB

Sejumlah kendaraan pemudik melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat. Jasa Marga mencatatkan peningkatan arus lalu lintas di ruas tol area Jabodetabek dan Jawa Barat. Foto: Republika/Prayogi Sejumlah kendaraan pemudik melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat. Jasa Marga mencatatkan peningkatan arus lalu lintas di ruas tol area Jabodetabek dan Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Marga mencatatkan peningkatan arus lalu lintas di ruas tol area Jabodetabek dan Jawa Barat pada hari pertama dan kedua Idul Fitri 1445 Hijriah atau 10 dan 11 April 2024.

“Peningkatan lalu lintas terjadi pada ruas Jagorawi arah Puncak melalui GT Ciawi 1, tercatat sebanyak 81.753 kendaraan atau lebih tinggi 27,73 persen dibandingkan lalu lintas normal yang sebanyak 64.005 kendaraan,” ujar Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Panji Satriya di Jakarta, Jumat (12/4/2024).

Arah sebaliknya atau lalu lintas dari Puncak menuju Jakarta melalui GT Ciawi 2 tercatat sebanyak 65.452 kendaraan atau lebih tinggi 7,77 persen dibandingkan lalu lintas normal yang sebanyak 60.735 kendaraan.

Panji memaparkan peningkatan lalu lintas untuk arah barat pada ruas JORR melalui GT Cikunir 6 sebanyak 25.212 kendaraan melintas, lebih tinggi 61,33 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 15.628 kendaraan.

Di sisi lalu lintas Jawa Barat, ia mengatakan bahwa mobilitas kendaraan menuju Kota Bandung terpantau ramai apabila dibandingkan lalu lintas normal.

“Tercatat 70.217 kendaraan melintasi GT Pasteur (exit) arah Kota Bandung, lebih tinggi 5,72 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 66.416 kendaraan,” kata Panji.

Untuk lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung melalui GT Pasteur (entrance), tercatat 62.370 kendaraan atau lebih tinggi 12,56 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 55.408 kendaraan.

“Untuk arah Rancaekek, Sumedang, Garut, dan sekitarnya terpantau peningkatan volume lalu lintas pada GT Cileunyi (exit), sebanyak 78.147 kendaraan melintas, meningkat 50,04 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 52.085 kendaraan,” kata dia.

Sementara itu, ujar Panji melanjutkan, lalu lintas dari arah sebaliknya atau kendaraan dari Rancaekek, Sumedang, Garut, dan sekitarnya terpantau peningkatan volume lalu lintas pada GT Cileunyi (entrance), sebanyak 63.345 kendaraan melintas, meningkat 15,71 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 54.743 kendaraan.

“Jasa Marga mengimbau masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan fisik dan kendaraan dalam kondisi prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan,” kata Panji.

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan hanya menggunakan satu e-toll yang sama ketika tapping di gerbang tol masuk dan tapping di gerbang tol keluar di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II.