Kemenkominfo Sebut Ruang Digital Adem Selama Lebaran 2024

Red: Fuji Pratiwi

Rabu 10 Apr 2024 21:10 WIB

Ilustrasi Hoax. Foto: Mgrol101 Ilustrasi Hoax.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyebutkan situasi dan kondisi di ruang digital Indonesia selama momen Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024 terpantau adem dan tak ada masalah yang berarti.

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat ditemui di Jakarta, Rabu (10/4/2024), mengatakan, selama momen Ramadhan hingga Lebaran saat ini terpantau peredaran hoaks di ruang digital tidak sampai membuat keributan. "Oke kok, tidak ada masalah, kan. Tidak ada kegaduhan berlebihan," kata Budi.

Baca Juga

Meski tak menyebutkan temuan hoaks atau masalah di ruang digital, Budi berpendapat masyarakat di Indonesia saat ini sudah lebih bijak menanggapi informasi yang beredar. Masyarakat tidak lagi mudah terpancing saat menanggapi hoaks karena sudah memiliki dasar-dasar bermedia sosial dan literasi digital.

Dengan demikian suasana ruang digital yang sejuk selama momen Ramadhan hingga Lebaran 2024 bisa tercipta. "Masyarakat semakin dewasa dan bijak, kok di ruang digital. Kalau ada yang misalnya maki-maki atau marah-marah, ya, silahkan saja, tapi, secara keseluruhan adem, dong. Sesuai dengan tema mudik 'Mudik Ceria, Penuh Makna'," ujar Budi.

Dalam hal membekali masyarakat menjalankan mudik di Lebaran 2024, Kementerian Kominfo menyediakan informasi dan panduan mudik Lebaran 2024 bagi masyarakat Indonesia di dalam buku elektronik Mudikpedia. Buku elektronik Mudikpedia menghadirkan peta kuliner, pantauan lalu lintas kendaraan, hingga informasi layanan mudik Lebaran 2024 yang dapat diakses melalui situs web Mudikpedia.

Kehadiran Mudikpedia diharapkan bisa memudahkan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri 1445 H. "Penjelasan dalam buku elektronik ini lengkap sehingga mereka bisa menentukan misalnya kapan dan melalui jalur mana saat mudik. Masyarakat bisa memantau lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan, rest area, pom bensin terdekat, rumah makan, dan posko kesehatan," kata Direktur Jendral Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong pada Rabu (27/3) saat mengenalkan Mudikpedia.

 

Terpopuler