Lebaran Kian Dekat, Tingkatkan Kewaspadaan Saat Belanja Online

Rep: Dian Fath Risalah/ Red: Fuji Pratiwi

Ahad 07 Apr 2024 02:10 WIB

Modus penipuan bernama sniffing bisa menguras habis saldo di rekening korban. Foto: Republika.co.id Modus penipuan bernama sniffing bisa menguras habis saldo di rekening korban.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menguak tingginya lalu lintas belanja online jelang Idul Fitri, bisa memicu berbagai penipuan yang merugikan masyarakat.

Pernyataan ini selaras dengan data Asia Scam Report 2023 yang mengungkap lebih dari 50 persen populasi Indonesia pernah mengalami penipuan via SMS (69,8 persen), aplikasi pesan instan (59,6  persen), dan Whatsapp (74,3 persen).

Baca Juga

Dalam keterangan tertulisnya, Blibli memberikan 5 tips jitu dalam mewaspadai tindak penipuan online.

1. Tidak apatis terhadap risiko penipuan 

Seringkali kita menganggap diri sendiri paham dan peka mengendus aksi penipuan online, sehingga lupa bahwa praktik kejahatan ini terus berevolusi.

Jangan sekalipun lengah atau bahkan mengabaikan risiko penipuan online hanya karena kita sudah terbiasa beraktivitas digital. Cari tahu seperti apa yang sedang marak terjadi dan cara menghindarinya. Jangan lupa berbagi informasi kebaikan ini dengan orang lain.

 

2. Hindari asal klik

Dalam melakukan aksinya, pelaku sniffing bisa mengirimkan berbagai bentuk tautan, foto, maupun file untuk mengecoh calon korbannya. Untuk itu, ketika kamu menerima pesan berisi tautan dari nomor tidak dikenal via chatting, jangan langsung mengklik ataupun mengunduhnya.

Namun, jika kamu sudah terlanjur mengklik, segera kembalikan kondisi ponsel ke setelan pabrik (reset factory). Dalam kondisi ini, kamu juga harus segera mengubah data di semua akun aplikasi yang menyimpan data pribadi nomor telepon, email, password, dan PIN.

 

3. Rutin ganti kata sandi

Meski sering dianggap merepotkan, mengganti kata sandi secara berkala pada semua aplikasi yang menyimpan data-data penting bisa jadi langkah preventif jitu. Termasuk dari ancaman penipuan online, seperti sniffing. Jangan menggunakan kombinasi kata sandi yang dengan mudah ditebak, seperti tanggal lahir.

 

4. Perhatikan izin akses saat tautan asing diinstal

Saat hendak menginstal suatu aplikasi dari tautan yang dikirim via chatting, penting untuk cek lebih dulu izin aksesnya. Langkah ini bertujuan memastikan keamanan aplikasi yang diunduh, terutama jika muncul peringatan keamanan.

Jika terlanjur mengeklik, segera hentikan aktivitas mengunduh aplikasi tersebut, cermati kembali langkah penting yang harus dilakukan pada dua poin sebelumnya di atas.

 

5. Lapor ke pihak berwenang

Jika menerima tautan atau file yang dirasa mencurigakan, maka sebaiknya kamu segera melaporkannya ke pihak berwenang. Kamu bisa cek nomor pengirim tautan maupun file mencurigakan tersebut ke aduannomor.id resmi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Sementara jika aktivitas mencurigakan tersebut ditemukan di aplikasi transaksi online seperti Blibli, kamu bisa segera hubungi customer service. Blibli mengingatkan bahwa modus penipuan sniffing bisa menyerang siapapun.

 

 

Terpopuler