Senin 24 Apr 2023 09:42 WIB

Pecah Kepadatan Arus Balik, Diskon Tarif Tol Berlaku Mulai 27 April

Muhadjir menyebut, langkah ini guna mengurai puncak arus balik mudik lebaran.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ahmad Fikri Noor
Sejumlah kendaraan melintas di Tol Batang-Semarang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2023). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah bekerja sama dengan pengelola jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera akan memberikan diskon pengguna jalan tol pada 27 April 2023 hingga 29 April 2023.
Foto: ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Sejumlah kendaraan melintas di Tol Batang-Semarang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (21/4/2023). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah bekerja sama dengan pengelola jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera akan memberikan diskon pengguna jalan tol pada 27 April 2023 hingga 29 April 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah bekerja sama dengan pengelola jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera akan memberikan diskon pengguna jalan tol pada 27 April 2023 hingga 29 April 2023. Muhadjir menyebut, langkah ini guna mengurai puncak arus balik mudik lebaran.

Muhadjir memperkirakan, puncak arus balik akan terbagi menjadi dua periode yakni pada tanggal 24-25 April dan 30 April-1 Mei 2023. "Untuk ruas tol Kalikangkung hingga Cikampek Utama tadi pagi telah disepakati dengan Badan Usaha Jalan Tol akan kami berikan potongan sebesar 20 persen kepada pemudik yang akan kembali ke Jakarta untuk kendaraan golongan 1, berlaku mulai 27 hingga 29 April," ujar Muhadjir dalam siaran persnya, Senin (24/4/2023).

Baca Juga

Muhadjir mengatakan, pemerintah berfokus menyiapkan strategi untuk arus balik Lebaran 2023. Diprediksi akan ada 203 ribu kendaraan yang masuk ke Ibukota Jakarta pada puncak arus balik nantinya.

Dia menjelaskan pemerintah telah menyiapkan strategi dalam mengantisipasi arus balik lebaran mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga penerapan rekayasa lalu lintas seperti saat arus mudik lebaran. "Semua pihak yang terlibat harus menggencarkan sosialisasi anjuran untuk perjalanan balik pada arus balik nanti, seperti halnya yang dilakukan secara masif di arus mudik untuk menganjurkan masyarakat mudik lebih awal, yang berhasil memecah kepadatan puncak arus mudik," ujar Muhadjir.

Untuk rekayasa lalu lintas, pemerintah akan menambah jumlah lajur di Gerbang Tol Cikampek Utama menjadi 32 lajur dengan mengoptimalkan kapasitas lajur contraflow. Kemudian, pengguna jalan dari pantura menuju Jakarta via Tol Jakarta-Cikampek atau sebaliknya diarahkan melalui Gerbang Tol Cikampek (KM 72) dan Gerbang Tol Kalihurip (KM 68).

Selain itu, dibuka juga rekayasan mengeluarkan kendaraan di Gerbang Tol Kalihurip (KM 67A) dan Gerbang Tol Sadang (KM 76A Cipularang) untuk pengguna jalan dari Jakarta menuju Cikampek. Selanjutnya, mengarahkan pengguna jalan dari Bandung menuju Jakarta menggunakan tol fungsional Jakarta-Cikampek II Selatan melalui Gerbang Tol Sadang (KM 76B Cipularang) dan masuk kembali ke Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol Karawang Barat (KM 47B Jakarta-Cikampek).

Tak hanya itu, diberlakukan juga sistem One Way dari Gerbang Tol Kalikangkung (KM 414) sampai Gerbang Tol Cikampek Utama (KM 72). Selanjutnya diikuti dengan pengaturan Contraflow dari KM 71 sampai dengan tol dalam kota DKI Jakarta.

Muhadjir melanjutkan, tidak hanya jalur darat saja, jalur laut dan udara juga diupatakan tetap lancar dalam pengelolaan arus balik ini. Dia mengimbau supaya adanya kebijakan yang mampu mendorong masyarakat untuk kembali pada periode tanggal 27-30 April 2023 seperti pemberian diskon untuk semua moda transportasi.

"Untuk arus balik dari Sumatera pengguna jasa penyeberangan, perlu diperhatikan kesiapan Pelabuhan Bakauheni. Penerapan pemisahan penyeberangan untuk kendaraan roda dua dan empat seperti yang diterapkan dari pelabuhan Ciwandan pada waktu arus mudik lalu," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement