Khutbah Mengagumkan Panglima Thariq bin Ziyad pada 28 Ramadhan

Red: Erdy Nasrul

 Rabu 19 Apr 2023 16:41 WIB

Ilustrasi Muslim mendengarkan khutbah. Dahulu Sahabat Thariq bin Ziyad berpidato hebat di akhir Ramadhan. Foto: Thoudy Badai Ilustrasi Muslim mendengarkan khutbah. Dahulu Sahabat Thariq bin Ziyad berpidato hebat di akhir...

Pidato Thariq bin Ziyad menggugah hati pasukan Muslim saat itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ramadhan dihadiahkan oleh Allah SWT kepada umat Islam untuk mengungguli kualitas umat-umat terdahulu. Umat di zaman Rasulullah,di zaman para sahabat, di zaman tabiin, dan umat-umat generasi salaf, semuanya telah membuktikan bahwa Ramadhan adalah bulan istimewa.

Di bulan ini, sungguh terjadi peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam. Mengapa terjadi di bulan Ramadhan! Yakinlah pasti ada rahasia besar yang belum kita ketahui.

Baca Juga

Pada tahun ini, umat Islam telah menjalani ibadah pada 28 Ramadhan 1444 Hijriah atau bertepatan pada 19 April 2023. Pada tanggal ini juga terjadi peristiwa penting dalam sejarah Islam.

Sebagaimana dijelaskan dalam buku Hidangan Ramadhan karya Ust Syaifuddin Al-Damawy terbitan Al-Mawardi, setidaknya ada peristiwa penting yangterjadi pada 28 Ramadhan, yaitu:

1. Bertepatan dengan 1 Januari 631 M, datang delegasi dari Tsaqif menghadap Rasulullah SAW dan masuk Islam. Peristiwa ini terjadi pada 28 Ramadhan 9 Hijriah.  

2. Pada 19 Mei 711 Masehi, panglima perang Thariq bin Ziyad terdampar di sebuah pulau dan membakar semangat pasukan muslim yang hendak menyerbu ke Spanyol. Dalam kesempatan tersebut Thariq berkhutbah yang sangat mengagumkan. Peristiwa ini terjadi pada 28 Ramadhan 92 Hijriah.

Berikut khutbah mengagumkan yang disampaikan Thariq bin Ziyad:

“Wahai manusia! Ke mana kalian akan lari? Di belakang kalian adalah laut dan di depan kalian adalah musuh, tidak ada pilihan bagi kalian kecuali tetap yakin dan sabar. Ketahuilah, kamu sekarang berada di pulau ini, kalian lebih tersia-siakan daripada anak-anak yatim di saat ada hidangan pesta.Musuh-musuh kalian telah siap menyambut kalian dengan kekuatan dan persenjataan yang lengkap.

Sedangkan kalian tidak ada daya sama sekali kecuali hanya pedang-pedang yang ada di tangan. Kalian tidak punya pilihan kecuali membebaskan diri dari tangan-tangan musuh kalian. Jika hari-hari ini kalian merasa tidak bisa menjalankan misi, maka kalian telah kehilangan ruh, dan hati kalian akan digantikan dengan kekuatan.

Maka, doronglah diri kalian, kobarkan semangat dan hilangkan perasaan rendah diri. Apa yang aku lakukan, ikutilah aku. Jika aku bertahan, maka bertahanlah. Jika aku berhenti, maka berhentilah kalian. Jadilah kalian seperti satu jasad dalam menghadapi pertempuran. Dan inilah aku, yang terus berkobar sampai mati.

Maka, berkobarlah kalian seperti aku. Cukuplah kalian bertahan menghadapi mereka. Setiap orang dari mereka yang hendak masuk ke pulauini, maka bunuhlah dia. Yakinlah dengan janji Allah, mereka adalah orang-orangyang dihinakan.”

Berita Lainnya