Sandiaga Ingatkan Bus Wisata Wajib Cek Kelaikan Kendaraan

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Bilal Ramadhan

Selasa 18 Apr 2023 00:35 WIB

Bus pariwisata parkir di tempat kawasan parkir (TKP) Senopati, Yogyakarta. Menparekraf Sandiaga Uno mengingatkan bus wisata wajib cek kelaikan kendaraannya. Foto: Republika/Wihdan Hidayat Bus pariwisata parkir di tempat kawasan parkir (TKP) Senopati, Yogyakarta. Menparekraf Sandiaga Uno mengingatkan bus wisata wajib cek kelaikan kendaraannya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan kepada para pengusaha bus pariwisata untuk melakukan ramp check guna memastikan kelaikan kendaraan. Pasalnya, di musim libur Lebaran kali ini, permintaan terhadap bus pariwisata akan meningkat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di destinasi wisata.

"Bus pariwisata yang akan digunakan, pastikan bus sudah ikuti ramp check dan itu bisa dilihat melalui aplikasi," kata Sandiaga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/4/2023).

Baca Juga

Status ramp check bus dapat dilihat melalui situs maupun aplikasi MitraDarat. Di dalam platform tersebut, telah dicantumkan Unsur Teknis, Unsur Adminstrasi, Nomor Sticker, Nama dan Nomor Registrasi Penguji, Nama Pengemudi, serta Nama PPNS.

Ramp check merupakan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang dilaksanakan sesuai dengan pedoman pelaksanaan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Sandiaga pun berharap, insiden kecelakaan yang melibatkan bus pariwisata dapat dihindari. Setiap pengelola bus wajib memperhatikan sistem keamanan kendaraan dan keselamatan bagi penumpang.

Tak hanya itu, supir yang bertugas juga harus mengikuti pelatihan sebelumnya dan mampu mengatur perjalanan dengan baik di saat momen Lebaran.

Pihaknya bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi juga telah bekerja sama untuk terus melakukan sosialisasi ramp checek ke kantong-kantong destinasi wisata.

"Jadi sekali lagi, tingkatkan kualitas kenyamanan wisatawan. Betul-betul harus kita lakukan," Kata dia.

Hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkirakan perputaran ekonomi pada musim libur Lebaran 2023 bakal tembus hingga Rp 240,1 triliun.

"Ini naik dari proyeksi awal kita sebesar Rp 150 triliun. Tentu ini patut kita syukuri tapi juga harus diantisipasi karena Kemenparekraf harus menerapkan protokol kesehatan di destinasi pariwisata," kata Sandiaga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/4/2023).

Sandiaga memaparkan, proyeksi tersebut dari perkiraan rata-rata pengeluaran mudik masyarakat pada liburan Lebaran tahun 2023 sekitar 1,94 juta per orang.

Adapun besarnya perkiraan perputaran ekonomi ini lantaran peningkatan jumlah pemudik tahun ini yang akan naik 44,2 persen dari 85,5 juta orang tahun 2022 menjadi 123,8 juta orang tahun ini.

Terpopuler