Senin 17 Apr 2023 14:08 WIB

H-6 Lebaran, Jasa Marga: 314 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 14,27 persen.

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Ahmad Fikri Noor
Sejumlah kendaraan melintas di ruas Tol Jakarta-Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Selasa (17/5/2022). PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 314.337 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek sejak H-7 atau Sabtu (15/4/2023) hingga H-6 Ahad (16/4/2023) Lebaran yang jatuh pada akhir pekan ini.
Foto: ANTARA/Fauzan
Sejumlah kendaraan melintas di ruas Tol Jakarta-Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Selasa (17/5/2022). PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 314.337 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek sejak H-7 atau Sabtu (15/4/2023) hingga H-6 Ahad (16/4/2023) Lebaran yang jatuh pada akhir pekan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 314.337 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek sejak H-7 atau Sabtu (15/4/2023) hingga H-6 Ahad (16/4/2023) Lebaran yang jatuh pada akhir pekan ini.

Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Baca Juga

Corporate Communication Jasa Marga, Lisye Octaviana, dalam laporannya, Senin (17/4/2023) mengatakan, total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 14,27 persen jika dibandingkan lalin normal yang sekitar 275.087 kendaraan.

Namun, bila dibandingkan dengan periode Lebaran 2022, total volume kali ini lebih rendah 0,6 persen dari 316.307 kendaraan. Sementara itu, jika dibandingkan dengan prediksi volume lalin Lebaran 2023, total volume tersebut lebih rendah sebesar 7,2 persen dari perkiran dari 338.653 Kendaraan.

Adapun untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 166.132 kendaraan (52,9 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 83.363 kendaraan (26,5 persen) menuju arah Barat (Merak), dan 64,842 kendaraan (20,6 persen) menuju arah Selatan (Puncak).

Detail distribusi lalin adalah sebagai berikut:

ARAH TIMUR (TRANS JAWA dan BANDUNG)

- Lalu lintas (lalin) meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 105.992 kendaraan, meningkat sebesar 75,75 persen dari lalin normal.

- Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 60.140 kendaraan, lebih rendah sebesar 9,45 persendari lalin normal.

-Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 166.132 kendaraan, meningkat sebesar 31,1 persen dari lalin normal.

 

ARAH BARAT (MERAK)

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 83.363 kendaraan, meningkat sebesar 5,93 persen dari lalin normal.

 

ARAH SELATAN (PUNCAK)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 64.842 kendaraan, lebih rendah sebesar 6,92 persen dari lalin normal.

 

Lisye menuturkan, Jasa Marga pun turut mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik melalui jalan tol untuk memastikan kesiapan perjalanan. Di antaranya memenuhi persyaratan perjalanan, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan, mempersiapkan perbekalan, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik.

"Hindari perjalanan di waktu yang diprediksi menjadi puncak arus mudik dan arus balik serta hindari perjalanan di waktu favorit, seperti sehabis waktu sahur atau berbuka puasa. Patuhi rambu dan arahan petugas di lapangan serta selalu disiplin dalam ketentuan berkendara di jalan tol. Gunakan waktu dengan bijak dengan tidak berlama-lama di rest area dan selalu menerapkan protokol kesehatan," kata Lisye.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement