Ahad 16 Apr 2023 02:31 WIB

Astra Mencatat Arus Mudik di Tol Cipali Mulai Meningkat

Astra Tol Cipali mencatat ada 36 ribu kendaraan yang melintas di Tol Cipali

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Polisi mengatur arus kendaraan saat penerapan jalur satu arah di gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat (ilustrasi). Memasuki arus mudik Lebaran Idul Fitri 2023, terpantau kondisi lalu lintas di Tol Cipali sudah mengalami peningkatan sejak Jumat (14/4/2023). Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan sebesar 18 persen dibandingkan kondisi lalu lintas pada Kamis (13/4/2023).
Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
Polisi mengatur arus kendaraan saat penerapan jalur satu arah di gerbang Tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat (ilustrasi). Memasuki arus mudik Lebaran Idul Fitri 2023, terpantau kondisi lalu lintas di Tol Cipali sudah mengalami peningkatan sejak Jumat (14/4/2023). Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan sebesar 18 persen dibandingkan kondisi lalu lintas pada Kamis (13/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Memasuki arus mudik Lebaran Idul Fitri 2023, terpantau kondisi lalu lintas di Tol Cipali sudah mengalami peningkatan sejak Jumat (14/4/2023). Hal itu ditunjukkan dengan adanya peningkatan jumlah kendaraan sebesar 18 persen dibandingkan kondisi lalu lintas pada Kamis (13/4/2023).

"Sebanyak 65 ribu kendaran melintas di ruas Tol Cipali pada Jumat, 14 April 2023," ujar Corporate Communication PT Lintas Marga Sedaya, Asri Fajarwati, Sabtu (15/4/2023).

Sedangkan untuk jumlah kendaraan pada Sabtu (15/4/2023), sampai dengan periode shift dua pukul 14.00 WIB, Astra Tol Cipali mencatat ada 36 ribu kendaraan yang melintas di Tol Cipali.

Terpisah, Group COO Astra Indra, Kris Ade Sudiyono, berharap agar masyarakat yang hendak mudik bisa merencanakan waktu mudiknya secara bijaksana. Begitu pula perjalanan balik, silaturahmi maupun perjalanan wisata mereka.

"Mohon masyarakat bisa merencanakan mudik lebih bijaksana, dengan bergerak lebih awal," kata Kris.

Dengan mudik lebih awal, diharapkan tidak terjadi kepadatan kendaraan pada lokasi dan waktu secara bersamaan. Permasalahan akan muncul jika masyarakat bergerak di waktu dan tempat yang sama.

"Jadi rencanakan mudik secara bijaksana, termasuk saat arus balik, perjalanan untuk silaturahmi maupun wisata," kata Kris.

Selain soal waktu, para pengendara juga diminta mempersiapkan perjalanan dengan baik. Hal itu terutama menyangkut BBM kendaraan maupun saldo e-toll.

Tak hanya itu, para pemudik juga diharapkan menyiapkan makanan kecil maupun minuman untuk berbuka puasa saat adzan Maghrib. Dengan demikian, mereka tidak mengandalkan satu rest area untuk kebutuhan berbuka puasa.

Apabila kondisi rest area sudah memasuki kapasitas lebih dari 70 persen, pengguna jalan dapat berisitirahat di rest area selanjutnya atau keluar ke gerbang tol terdekat di area Tol Cipali.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement