Dua Jihad Mukmin di Bulan Ramadhan

Rep: Rossi Handayani/ Red: Muhammad Hafil

 Jumat 31 Mar 2023 10:38 WIB

Dua Jihad Mukmin di Bulan Ramadhan. Foto:   Ramadhan di Khasmir (ilustrasi).Ramadhan di Kashmir, India, penuh kegembiraan dan semarak. Foto: (AP Photo/Mukhtar Khan) Dua Jihad Mukmin di Bulan Ramadhan. Foto: Ramadhan di Khasmir (ilustrasi).Ramadhan di Kashmir, India, penuh kegembiraan dan...

Terdapat dua jihadnya seorang mukmin selama bulan suci Ramadhan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Terdapat dua jihadnya seorang mukmin selama bulan suci Ramadhan, di antaranya puasa dan Shalat malam. Hal ini seharusnya dapat terus dipertahankan hingga akhir Ramadhan.

Dikutip dari buku Risalah tentang Itikaf dan Lailatul Qodr oleh Abu Ubaidah Yusuf, bahwa seorang mukmin pada bulan Ramadhan terkumpul dua jihad dalam dirinya: jihad pada siang hari dengan puasa dan jihad pada malam hari dengan shalat malam (Latha’iful Ma’arif). Sungguh mengerjakan shalat tarawih pada bulan Ramadhan pahalanya sangat besar. Rasulullah ﷺ bersabda:

Baca Juga

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barang siapa yang mengerjakan shalat malam di bulan Ramadhan karena keimanan dan mengharap pahala Allah, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu" (HR Bukhari dan Muslim)

Dan hendaklah mengerjakan shalat tarawih bersama imam, jangan pulang sebelum imam selesai, karena Rasulullah bersabda:

"Barang siapa yang shalat bersama imam sampai selesai, ditulis baginya shalat sepanjang malam." (HR. Abu Dawud 4/248, Tirmidzi 3/520, Nasa’i 3/203, Ibnu Majah 1/420; dishahihkan oleh al-Albani dalam al-Irwa).

Adapun kaum wanita, jika mereka ingin sholat taraweh di masjid, maka hendaknya memperhatikan adab-adab pergi ke masjid, seperti memakai pakaian syari, tidak memakai parfum, tidak bercampur baur dengan lelaki dan lain-lain.

Lebih-lebih di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, sangat ditekankan untuk menghidupkannya dengan amal ibadah terutama sholat, membaca Alquran,

istighfar, dzikir dan doa kepada Allah. Semuanya masuk bagian dari hadits Nabi:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيمانًا واحْتِسَابًا، غُفِر لَهُ مَا تقدَّم مِنْ ذنْبِهِ

"Barangsiapa yang sholat pada malam Lailatul Qodr dengan penuh keimanan dan harapan pahala, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR Bukhari dan Muslim)

 

Berita Lainnya