Senin 27 Mar 2023 10:17 WIB

Ribuan Umat Islam Sholat Tarawih di Times Square, New York

Hafiz asal AS keturunan Bosnia, Fatih Seferagic memimpin Tarawih di Times Square.

Ribuan umat Islam menunaikan sholat Tarawih di Times Square, Manhattan, New York, AS.
Foto: @FatihSeferagic
Ribuan umat Islam menunaikan sholat Tarawih di Times Square, Manhattan, New York, AS.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Ribuan umat Islam di Amerika Serikat (AS) memanfaatkan momen Ramadhan untuk melakukan dakwah kepada masyarakat dunia. Karena itu, umat Islam menggelar sholat Tarawih di Times Square, Manhattan, New York, AS.

Dari berbagai foto yang beredar di lini masa, ribuan jamaah ikut menunaikan sholat yang hanya ada selama bulan Ramadhan tersebut. Apalagi, otoritas berwenang mengizinkan kawasan paling elite di dunia itu untuk menjadi lokasi sholat di jalanan.

Hal itu pun menjadi pemandangan baru bagi turis yang berkunjung ke New York, hingga tidak sedikit yang menyaksikan salah satu ibadah sunah dalam ajaran Islam tersebut. Mereka yang tertarik, memotret dan merekam aktivitas ibadah tersebut.

Hafiz asal AS keturunan Bosnia, Fatih Seferagic memimpin sholat Tarawih tersebut. Dia pun membagikan momen menjadi imam di Times Square, sebagai lokasi yang hidup selama 24 jam, karena menjadi tujuan pelancong dari berbagai dunia, di akun media sosialnya.

"Times Square, New York. Sholat Tarawih tadi malam diadakan di jantung kota New York di Times Square, Manhattan, NYC. Ini adalah kota "Yang Tidak Pernah Tidur"," kata Fatih dikutip Republika.co.id dari akun Twitter, @FatihSeferagic, Senin (27/3/2023).

Fatih pun membagikan pengalamannya memimpin sholat Tarawih tersebut. Menurut dia, hal itu menjadi momen dakwah luar biasa yang menarik ribuan pengunjung. Fatih menuturkan, kegiatan dakwah di jantung Kota New York, juga dimulai dengan buka puasa bersama, sholat Maghrib, ceramah, dan pengajian, selain Tarawih.

"Acara ini merupakan pameran yang indah dari keragaman dan kesatuan Kota New York. Ini membantu mempromosikan citra positif Muslim dan Islam kepada masyarakat luas. Melalui acara-acara seperti itulah kita dapat meruntuhkan penghalang dan menumbuhkan pemahaman dan toleransi yang lebih besar antara orang-orang dari berbagai agama dan latar belakang," kata Fatih.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement