Wakaf Salman ITB Ramadhan Ini Buat Rumah Quran Salman

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Muhammad Hafil

 Ahad 19 Mar 2023 08:32 WIB

Wakaf Salman ITB Ramadhan Ini Buat Rumah Quran Salman. Foto: Suasana Masjid Salman ITB, Tamansari, Kota Bandung, Kamis (16/3/2023). Foto: Republika/Dea Alvi Soraya Wakaf Salman ITB Ramadhan Ini Buat Rumah Quran Salman. Foto: Suasana Masjid Salman ITB, Tamansari, Kota Bandung, Kamis (16/3/2023).

Wakaf Salman ITB tahun ini meluncurkan program Ramadhan Selamanya.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Lembaga nazhir asal Bandung, Wakaf Salman ITB tahun ini meluncurkan program Ramadan Selamanya. Tema ini diangkat untuk lebih meningkatkan kesadaran pentingnya meraih keberkahan di bulan ini serta fokus meningkatkan kualitas kehidupan umat Muslim di Indonesia melalui manfaat wakaf yang berkelanjutan.

Menurut Direktur Wakaf Salman, Ir Hari Utomo, tahun ini, Wakaf Salman mengangkat beberapa program wakaf bagi kesejahteraan umat. Pertama yakni program wakaf 5 Masjid Salman. Program ini dibuat, dalam rangka meningkatkan ikhtiar dakwah, Masjid Salman terus meluaskan dakwah ke berbagai pelosok Indonesia.

Baca Juga

"Program wakaf 5 Masjid Salman ini tidak hanya renovasi dan rehabilitasi masjid. Tapi juga pembangunan masjid di daerah Badui Banten, Papua dan daerah terdampak bencana di Cianjur, Jawa Barat," ujar Hari, dalam siaran persnya, Sabtu (18/3/2023).

Selain itu, kata dia, pihaknya memiliki program yang berfokus kepada pendidikan islam yakni Rumah Quran Salman. Pada Ramadhan kali ini, program pendidikan difokuskan untuk menyediakan fasilitas Rumah Quran Salman yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Barat. Di antaranya, Asrama Salman, MDTA Khairina di Cimenyan, dan Rumah Quran Salman di Cigadung, Ngamprah dan Banjaran.

Menurutnya, ada juga beberapa program wakaf yang dijalankan di Ramadhan kali ini seperti wakaf sarana ibadah masjid, ambulans, dan air minum.

“Alhamdulillah, pada Ramadhan kali ini Wakaf Salman berfokus memberikan manfaat melalui banyak program," katanya.

Untuk Program Rumah Sakit Salman Hospital yang sudah berjalan beberapa tahun, kata dia, kini sudah siap untuk dijalankan pembangunan tahap pertama. Yakni Health Care Unit 2,5 lantai yang akan menjadi pusat pengobatan dan layanan kesehatan dhuafa.

“Kita juga coba berkontribusi dalam rangka menekan agar angka stunting di Kab.Bandung menurun melalui edukasi dan sosialisasi. Kami mengajak untuk seluruh masyarakat dapat berkontribusi dalam kebaikan di bulan Ramadan ini," kata Hari.

Ryan Faisal, General Manager Wakaf Salman mengatakan, selain dari program masjid dan rumah sakit, terdapat program prioritas yakni Rumah Quran Salman, Wakaf Air, Perlengkapan Ibadah, Wakaf Ambulans, Wakaf Jembatan, dan program manfaat lainnya.

“Harapannya agar program ini menjadi pilihan bagi masyarakat dalam melakukan kebaikan di bulan Ramadan ini," katanya.

Pemulihan daerah pasca bencana, kata dia, menjadi fokus khusus Wakaf Salman pada tahun ini. Setelah bencana gempa yang mengguncang Cianjur dan sekitarnya pada November lalu. Setelah kebutuhan mendesak dan hunian sementara yang telah rampung dilaksanakan, program pemulihan daerah bencana ini berfokus pada pembangunan rumah ibadah di daerah terdampak yakni Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Yandi Ginanjar, Program Expert Wakaf Salman menjelaskan alasan pembangunan masjid di Gasol, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur.

“Saat bencana lalu, banyak lembaga filantropi yang terjun untuk membantu. Di sini kita harus tentukan, wakaf bisa bantu di mana saja. Setelah sepakat kami putuskan untuk berkontribusi di penanganan pasca bencana," katanya.