Sabtu 18 Mar 2023 07:15 WIB

Sebanyak 5,8 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Yogyakarta pada Lebaran 2023

Mayoritas pemudik menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi.

Rambu penunjuk jalan terpasang di simpang jalur pantai selatan (Pansela) pada H-2  Lebaran Idul Fitri di Sentolo, Yogyakarta, Sabtu (30/4/2022). Sebanyak 5,8 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Yogyakarta pada Lebaran 2023
Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Rambu penunjuk jalan terpasang di simpang jalur pantai selatan (Pansela) pada H-2 Lebaran Idul Fitri di Sentolo, Yogyakarta, Sabtu (30/4/2022). Sebanyak 5,8 Juta Pemudik Diprediksi Masuk Yogyakarta pada Lebaran 2023

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyebutkan sebanyak 5,8 juta pemudik diperkirakan memasuki wilayah DIY pada momentum Lebaran 2023.

"Mayoritas menggunakan sepeda motor dan mobil pribadi," kata Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti saat dihubungi, Jumat (17/3/2023).

Baca Juga

Dari jutaan pemudik yang bakal memasuki DIY tersebut, menurut dia, yang menggunakan sepeda motor diperkirakan mencapai 20,3 persen atau 1,2 juta orang, sedangkan mobil pribadi 22,07 persen atau 1,3 juta orang.

"Kalau yang lainnya kombinasi ada yang menggunakan bus, truk dan moda transportasi lainnya," kata dia.

Jumlah pemudik tersebut, menurut dia, mengalami kenaikan jika dibandingkan momentum Lebaran 2022 sebanyak sekitar 3,9 juta pemudik. "Dulu mungkin masih terbayang-bayang dengan Covid-19. Kalau sekarang bukan bebas Covid-19, tetapi karena sudah ada banyak pelonggaran," kata dia.

Selain banyak destinasi wisata menarik, banyaknya infrastruktur jalan yang mendukung akses transportasi juga menjadi faktor pemicu peningkatan jumlah pemudik ke DIY tahun ini. Untuk menekan jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini menggelar program mudik gratis menggunakan kereta api dan bus menuju DIY.

Sementara untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik, menurut Made, Dishub DIY akan menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas. Saat ini, Dishub DIY bersama instansi terkait tengah melakukan evaluasi dan penyempurnaan terkait manajemen rekayasa lalu lintas menjelang Lebaran 2023.

Selain itu, Dishub DIY juga bakal menyusun peta jalur lalu lintas yang rawan macet, rawan kecelakaan, rawan longsor, serta jalur-jalur alternatif yang dapat dilalui pemudik. "Termasuk berkaitan dengan jalan-jalan yang dalam sisi pemanfaatannya dibatasi akan kami publikasikan," kata dia.

sumber : Antara
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement