Pesta Kembang Api akan Semarakkan Langit Arab Saudi Meriahkan Idul Fitri

Rep: Andrian Saputra, Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

 Jumat 29 Apr 2022 23:55 WIB

Pesta kembang api (ilustrasi). Pesta kembang api digelar sebagai salah satu daya tarik wisata Arab Saudi Foto: Republika/Tahta Aidilla Pesta kembang api (ilustrasi). Pesta kembang api digelar sebagai salah satu daya tarik wisata Arab Saudi

Pesta kembang api digelar sebagai salah satu daya tarik wisata Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI – RIYADH –Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi (GEA) meluncurkan program perayaan Idul Fitri 2022. Program ini akan dimulai pada hari pertama Idul Fitri atau 1 Syawal hingga 6 Syawal. Program ini akan berlangsung di berbagai wilayah di Kerajaan Arab Saudi.  

Seperti dilansir Saudi Gazette pada Jumat (29/4) GEA akan mengadakan pertunjukan kembang api untuk merayakan Idul Fitri di berbagai wilayah. Pertunjukan kembang api akan dimulai pukul 21:00 WIB, kecuali kota Jeddah akan dimulai pada 21:30 WIB.  

Baca Juga

Selain itu akan digelar 14 sandiwara teater yang menyertakan aktor elit dunia Arab, 14 konser untuk bintang-bintang paling terkenal dari nyanyian Teluk dan Arab di berbagai kota Kerajaan.  

Melalui langkah ini, GEA berupaya untuk meningkatkan manifestasi kegembiraan dan kebahagiaan yang terkait dengan perayaan acara besar ini.

Pada saat yang sama, Otoritas Hiburan Umum meluncurkan logo Program Perayaan Idul Fitri 2022 di bawah slogan Idul Fitri Terbaik, untuk memastikan integritas dan kompatibilitas dalam semua penggunaan identitas, yang dirancang untuk mencerminkan suasana perayaan Idul Fitri, termasuk kegiatan hiburan dan pertunjukan kembang api yang akan menutupi wilayah Kerajaan.   

Elemen logo yang harmonis dari warna ceria dan kembang api terinspirasi oleh kegembiraan dan kebahagiaan yang terkait dengan perayaan ini. 

GEA mengundang mereka yang ingin melihat panduan acara atau menggunakan identitas "Program Perayaan Idul Fitri 2022", untuk mengunjungi platform Enjoy Saudi. 

Sementara itu, Mahkamah Agung Arab Saudi meminta semua Muslim di seluruh wilayah Kerajaan untuk melihat bulan sabit Syawal pada Sabtu (30/4/2022) malam, yang bertepatan dengan 29 Ramadhan 1443 H. 

Mahkamah mengatakan, siapa pun yang melihat hilal Syawal dengan mata telanjang atau melalui teropong, segera lapor ke pengadilan terdekat dan mendaftarkan kesaksiannya. 

Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Sheikh Dr Abdullatif Bin Abdulaziz Al Al Sheikh, telah mengarahkan cabang kementerian untuk mempersiapkan semua masjid dan ruang sholat di luar ruangan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri. Menteri telah menetapkan waktu untuk sholat Idul Fitri, yaitu 15 menit setelah matahari terbit, menurut kalender Umm Al Qura. 

Dilansir Gulf News, Jumat (29/4), Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial (MHRSD) Saudi juga telah mengumumkan, akan ada empat hari libur Idul Fitri untuk sektor swasta dan nirlaba di Kerajaan. Liburan akan dimulai dari akhir hari kerja pada Sabtu 30 April atau 29 Ramadhan.      

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X